LINGGA – Potretnusantara.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) masih harus bersabar menunggu pencairan Tunjangan Daerah/Tambahan Penghasilan Pegawai (Tunda/TPP) yang belum dibayarkan hingga tiga bulan.
Hasil koordinasi yang dilakukan Bagian Ortala Pemkab Lingga dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkuak fakta masih ada data yang harus dibayar selaraskan.
“Hasilnya konsultasi masih ada yang perlu disinkronisasikan, data-data tersebut sedang kami siapkan,” ujar Kabag Ortala Pemkab Lingga, Said Ibrahim, Kamis (30/3/2023).
Dikatakan, Ortala Pemkab Lingga akan mengupayakan pencairan Tunda/TPP para pegawai dapat dilakukan sebelum perayaan Idul Fitri.
“Insya Allah kita usahakan sebelum lebaran tapi tetap menunggu persetujuan Kemendagri,” sebutnya ketika dipertanyakan apakah Tunda/TPP dapat dibayarkan sebelum Idul Fitri 1444 H.
Belum dibayarkannya Tunda/TPP ini selain dikeluhkan para ASN di lingkungan Pemkab Lingga juga berdampak pada perekonomian masyarakat khususnya para pedagang.
“Penjualan jauh menurun. Tahun lalu, meski masih dalam kondisi Covid-19, hasil penjualan masih dapat menutupi modal yang kami keluarkan. Tahun ini jauh menurun,” kata Mira salah seorang pedagang Takjil di Dabo Singkep.
Dia mengaku, pembelian takjil kebanyakan adalah para ASN. Pada Tahun ini, ASN yang berbelanja takjil jarang terlihat.
“Informasinya Tunda/TPP ASN belum dibayarkan. Apa karena ini mereka tidak berbelanja,” katanya menduga.
Seperti diketahui roda perekonomian masyarakat di Kabupaten Lingga berharap besar pada perputaran uang yang bersumber dari APBD. Perputaran uang di pasar saat ini berharap penuh pada belanja yang dilakukan ASN.
“Apalagi yang di Lingga kalau tidak dari pemerintah. Lapangan pekerjaan minim, ”. imbuhnya.(Resmy/tbn).
Editor : RD










