MEDAN, Potretnusantara.id – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Ketua DPRD Sumatera Utara Baskami Ginting menerima unjuk rasa ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Sumatera Utara, Kamis (14/04).
Meski di Gedung DPRD Sumut sedang berlangsung rapat paripurna dewan, kedua petinggi eksekutif dan legislatif itu menyempatkan diri menerima tuntutan massa Cipayung Plus yang merupakan gabungan dari sejumlah organisasi ke mahasiswaan setiap kampus di Sumut.
Berada di kerumunan massa mahasiswa, Gubernur Edy dan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting sangat mengapresiasi sikap kritis mahasiswa atas realita yang terjadi di masyarakat terhadap dampak kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok, kenaikan PPN 11 persen dan ulah-ulah mafia minyak goreng sehingga komoditi itu menjadi langka dan mahal.
“Untuk persoalan harga BBM, kenaikan PPN dan kenaikan harga sembako, ini merupakan kebijakan pemerintah pusat. Kalau soal adanya mafia minyak goreng di Sumut, ini menjadi tugas kita untuk memberantasnya,” tutur Gubernur Edy yang mendapat aplaus massa pendemo.
Sementara Baskami Ginting menegaskan pihaknya akan menyampaikan tuntutan massa Cipayung Plus ke pusat.
Sebelumnya demo Rabu, (13/4/2022) Ketua DPRD Baskami Ginting telah menandatangani surat pernyataan aksi yang menyatakan persetujuan atas aspirasi mahasiswa Cipayung di kawal Kapolrestabes Medan, Valentino Alfa Tatareda dan ratusan Personil Kepolisian.
“Tuntutan mahasiswa ini akan kami sampaikan ke pusat. Soal adanya mafia minyak goreng, ini tugas aparat penegak hukum untuk memberantasnya,” ungkap Baskami tegas.
Usai aksinya diterima, massa Cipayung Plus membubarkan diri dengan tertib ke tempat mereka dengan tertib.
Nurlince Hutabarat










