MEDAN, Potretnusantara.id – SALING atau Sapa Lingkungan merupakan program handal Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Program ini bertujuan untuk mendengarkan langsung setiap keluhan yang dirasakan oleh masyarakat selama ini.
Hari ini, program tersebut diadakan di Jalan Kelambir V, Gang Keluarga Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (8/4) dimana masyarakat dengan akrabnya memberikan keluhannya dan masukan kepada Wali Kota.
Melalui program ini dirasakan masyarakat rasa kedekatan dan kekeluargaan saat menyampaikan setiap permasalahan yang dirasakan kepada Wali Kota Medan.
“Ini sebuah terobosan kita (Pemko) atas persoalan yang ada dimasyarakat,”kata Bobby disela program SALING.
Romlah salah seorang warga yang hadir dalam kegiatan SALING tersebut menyampaikan keluhanya tentang air bersih. Dia menyampaikan masyarakat telah menyerahkan data ke PDAM Tirtanadi namun hingga saat ini belum ada realisasinya.
Selain itu dia meminta kepada Wali Kota Medan agar membantu pembangunan madrasah sekaligus izin pendirianya untuk anak-anak belajar pendidikan agama.
“Pak Wali Kota mohon bantuan air bersih, ada sekitar 10 rumah yang belum mendapatkan air bersih, selain itu kami mohon juga untuk membantu pembangunan madrasah serta lampu penerangan jalan juga,”kata Romlah meminta sembari menyampaikan ucapan terimakasih kepada Wali Kota Medan karena telah membantu membedah rumah warga.
Menanggapi keluhan tersebut, Bobby Nasution langsung dengan lugas menjawab akan mengkoordinasikannya ke PDAM Tirtanadi, sebab untuk distribusi air bersih kewenanganya ada di PDAM Tirtanadi dibawah naungan Pemprovsu, namun untuk utilitas merupakan kewenangan Pemko Medan.
“Saya bukan ingin lempar tangan dan tidak bertanggung jawab, karena untuk distribusi air bersih menjadi wewenang PDAM Tirtanadi namun untuk utilitasnya merupakan kewenangan Pemko Medan, jadi akan kita koordinasikan ke PDAM,”kata Bobby Nasution.
Sementara itu terkait dengan izin pendirian Madrasah, Bobby Nasution mengatakan izin pendirian Madrasah adanya di Kementerian Agama, namun begitupun Bobby Nasution memerintahkan kepada Camat dan Lurah untuk segera membantu mengurus izinya ke Kementerian Agama Kota Medan.
Sedangkan untuk pembangunan dan perlengkapan Madrasah tersebut Bobby Nasution mengatakan akan membantunya.
“Dan untuk lampu penerangan jalan saya minta Kadis Kebersihan dan Pertamanan segera menyelesaikanya, tindak lanjuti dan selesaikan,”perintahnya.
Senada ditambahkan Syarif, warga setempat yang meminta agar gang flamboyan yang merupakan akses warga agar dapat di cor.
Wali Kota Medan Bobby Nasution pun menjawab pengegecoran akan dilakukan namun baru dapat dilakukan pada triwulan ke 3 karena masih banyak gang lainya yang harus diperbaiki.
“Kami dalam bekerja butuh tanggung jawab, karena anggaran yang ada bukan milik kami melainkan milik masyarakat kota Medan yang kami kelolah untuk kebutuhan bapak dan ibu, jadi satu rupiahpun uang yang kami keluarkan harus ada pertanggung jawabanya kemana uang itu digunakan,”jelas Bobby Nasution.
Tidak hanya masalah infrastruktur saja, warga juga mengeluhkan terkait harga sembako yang tinggi. Keluhan tersebut di sampaikan oleh Ika yang berprofesi sebagai pedagang yang resah dengan kenaikan harga sembako khususnya minyak goreng.
“Kalau komoditasnya masih kurang sampaikan kepada kami.”kata Bobby Nasution.
Kegiatan sapa lingkungan ini pun berlangsung hingga jadwal berbuka puasa tiba dan diakhiri dengan sholat magrib berjamaah.
Dalam kegiatan tersebut turut mendampingi Wali Kota Medan sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemko Medan diantaranya Kepala Dinas Koperasi dan UKM Benny Iskandar Nasution, Kepala Dinas PU Topan OP Ginting, Kepala Dinas PKP&PR Endar Sutan Lubis.
Kemudian Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Syarifuddin Dongoran, Kepala Dinas Sosial Khoiruddin dan Kepala Dinas Kependudukab dan Pencatatan Sipil Baginda P Siregar. Serta hadir juga jajaran dari Kecamatan Medan diantaranya Camat Medan Sunggal M. Odi Anggia Batubara beserta Lurah.
Nurlince Hutabarat










