ACEH SINGKIL, Potretnusantara.id – Salah satu makanan tradisional yang masih sangat lekat dan kental di hati penduduk Aceh Singkil khususnya wilayah pesisir adalah “Roti Jalo”, karena selalu tersaji saat prosesi adat istiadat.
Roti Jalo atau roti jala, begitu sebutan untuk kuliner khas Aceh Singkil ini karena bentuk adonannya tipis pipih dan berlobang-lobang seperti jalinan jala lalu dikuahi gulai lokan dan kentang yang sudah diracik bumbunya.
Makanan selingan ini sering tersaji dalam acara-acara keluarga, seperti pertunangan, Kenduri atau walimah, dan hari-hari besar yang digelar secara adat istiadat yang dibalut dalam budaya kearifan lokal.Rabu (30/03)
Bahkan konon, meski warga Aceh Singkil pun di perantauan, bila ada pertemuan-pertemuan dalam jamuan khusus, kuliner khas Roti Jalo selalu hadir seolah-olah sajiannya hadir menjadi pengobat rindu kampung halaman.
Suatu ketika, Arif teman satu leting saat berbincang-bincang menyebutkan saat berada di luar daerah masa sekolah juga ikut orang tua pindah tugas, ketika nenek dari Singkil ke Kota Geuceu Garot, Banda Aceh rumahnya selalu memasak Roti Jalo, rasanya sangat khas.
“Saya anggap makanan biasa saja kala itu,” ujarnya.
“Ketika pulang lagi ke kampung halaman, menu Roti Jalo serasa tidak asing lagi, suatu ketika terhidang,” tuturnya.
Dan ketika pulang kembali ke kampung halaman tidak asing lagi ketika mencicipi hidangan ini.
Di sisi lain, menu Roti Jalo Gulai Lokan, di Aceh Singkil, bukan disembarang tempat dijual, warung-warungnya hanya tertentu saja yang menjual kendati sebagian besar masyarakat pintar memasaknya.
Salah satunya ditempat Kak Ros, kawasan Desa Ujung, Kecamatan Singkil. Ketika baru-baru ini, warung makannya berupa sarapan pagi, dari sekian menu, yakni lontong sayur, nasi gurih, dan gorengan Bakwan, Roti Jalo selalu tak ketinggalan tersedia.
Bahkan, penjualan menu Roti Jalo menunya sampai malam pukul 10.00 WIB.
Sedikit wawancara, Kak Ros menyebutkan tips membuat Kuliner Roti Jalo tak begitu rumit, dan tak susah-susah amat.
Roti Jalo makanan khas Singkil, katanya, adonan yang terbentuk melebar dan berlobang-lobang seperti jala, dilipat disiram dengan kari gulai lokan dan kentang.
Bila ingin membuatnya siapkan bahan-bahan, yakni lokan 100 butir yang sudah dikupas, kentang 500 gram, santan sedang 200 ml, santan kentan 500 ml, dan asam jawa sati sendok makan.
Selanjutnya Bawang merah 100 gram, bawang putih 10 siung, ketumbar secukupnya, jintan halus, kapulaga, cengkeh, kas kas, alba, kayu manis secukupnya.
Lalu telur 2 butir maupun lebih, sambal merah dan bawang goreng seperlunya. Lalu garam, minyak makan, tepung terigu 1 Kg dan air secukupnya.
Membuat adonan Roti Jalo, mula mula campurkan tepung terigu dengan air, aduk perlahan-lahan hingga larut bersamaan. Selanjutnya tambahkan telur kedalam adonan tepung dan aduk kembali sampai bercampur merata serta tambahkan garam satu sendok.
Kemudian tambahkan minyak beberapa sendok dalam adonan kocok kembali sampai larut. Lalu masukkan adonan dalam cawan yang berlubang dan dilelehkan dalam wadah gorengan, setiap matang angkat.
Adonan yang sudah matang diangkat dilipat ditaruh dalam piring. Lalu, memasak kuahnya dalam belanga teflon, masukkan minyak, masukkan bawang merah dan putih, dan bumbu halus lainnya, seperti cabai merah, dan bumbu tersedia, tumis sampai halus, lalu tuangkan santan kelapa, lokan dan kentan.
Sesudah masak dan mendidih, dalam tempo 15 menit, lalu tuangkanlah ke adonan Roti Jalo. Akhirnya makanan sian disantap.
Demikianlah menu kuliner Roti Jalo khas Singkil, yang juga banyak disukai wisatawan jikalau berkunjung ke Aceh Singkil.
Mardin










