Padang Lawas, Potretnusantara.id – Kelompok penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Padang Lawas ikuti pelatihan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Internet sehat dan produktif oleh Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BBPSDMP-KOMINFO) Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut)
Pelatihan TIK Internet produktif dan sehat oleh BBPSDMP-Kominfo Medan dilaksanakan dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) wajib masker, digelar pada Aula Komplek perkantoran SKPD Terpadu Sigalagala, Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kamis (10/3) .
Kepala BBPSDMP-Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto M.Si., mengatakan dengan diadakannya program pelatihan TIK internet sehat dan produktif dapat meningkatkan pengetahuan kelompok penggerak PKK Kabupaten Padang Lawas di bidang teknologi digital.
Terlebih saat ini Pemerintah melalui Kementerian Kominfo telah membangun sambungan internet tanpa hambatan, sinyal internet yang dapat menghubungkan seluruh daerah indonesia tanpa terkecuali bahkan seluruh penjuru dunia dalam istilahnya disebut “Tol Langit.”
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan digital maka pemerintah membangun jaringan internet yang disebut Palapa Ring, agar kelompok penggerak PKK Kabupaten Padang Lawas lebih melek teknologi digital, termasuk mindset/cara berpikir, fleksibilitas, kreativitas dan inovatif,” jelas Irbar.
Irbar menjelaskan jaringan internet melalui Tol Langit dapat mempermudah konektivitas dalam berinteraksi dalam mempercepat pelayanan pendidikan, kesehatan, sinergi sosial budaya dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Dikatakan nya, kehadiran tol langit juga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam pemanfaatan pengetahuan di bidang TIK sehingga nantinya kelompok penggerak PKK Kabupaten Padang Lawas dapat memasarkan produk-produknya dan mendorong pelaku usaha yang memiliki ide dalam menjalankan bisnis secara digital.
“Bagi kelompok penggerak PKK Kabupaten Padang Lawas yang mengikuti pelatihan dengan optimal agar dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi era digital sebagai sarana transparansi melalui digital marketing yang mana jangkauan pasar lebih luas, modal yang dibutuhkan tidak besar karena tidak perlu sewa tempat, dan banyak keuntungan lainnya yang diperoleh,” tutur Irbar.
Irbar juga menjelaskan pemanfaatan transformasi digital di tengah masyarakat selain berdampak positif tetapi juga ada sisi negatif.
“Efek samping dari kemajuan teknologi TIK ini juga memiliki sisi negatif, diantaranya cepatnya penyebaran berita- berita bohong, pornografi, budaya instan yang membuat orang malas bergerak, juga dapat meningkatkan kejahatan,” terangnya.
Ia menambahkan, untuk itu dalam menghadapi tantangan transformasi digital perlu adanya pondasi agama, moral yang tinggi, budaya yang kokoh yang menanamkan nilai luhur Pancasila.
Sekda Padang Lawas, Arpan Nasution S.Sos menyampaikan ucapan terima kasih kepada BBPSDMP-Kominfo Medan yang telah melaksanakan pelatihan kepada kelompok penggerak PKK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas.
“Mau tidak mau, suka tidak suka kita harus siap menghadapi era digital dan tidak bisa menghindar,” tutur Sekda Arpan.
Arpan berharap kepada masyarakat Padang Lawas agar lebih siap menghadapi penerapan teknologi digital, karena semua aspek kehidupan mendapat tantangan yang sangat kompleks, apalagi interaksi sosial masyarakat saat ini lebih banyak melalui media sosial.
“Ini bukan tanggung jawab Pemerintah saja, tetapi tanggung jawab bersama, untuk itu masyarakat harus cermat dan cerdas dalam menggunakan media sosial. Manfaatkan media sosial dengan bijak dan terarah,” tutur Sekda Arpan.
Robert Nainggolan.










