PADANGSIDIMPUAN, Potretnusantara.id – Badu Ali Rambe (74) bersama istrinya memiliki hidup cukup memprihatinkan, sepasang suami istri ini harus mengharapkan belas kasihan masyarakat untuk menyambung hidup setiap harinya.
Badu sendiri saat ini sudah tidak dapat beraktifitas lagi, belum lagi istrinya yang saat dikategorikan mengalami gangguan jiwa.
“Saya sudah sulit beraktifitas, mata saya juga sudah tidak normal,”kata Badu Ali lusuh saat ditemui di gubuk tuanya di Desa Sinabongan, Kecamatan Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara. Jumat (24/12).
Dia mengisahkan, dirinya bersama istrinya sudah sangat sering tidak makan karena tidak memiliki beras dan lauk untuk dimasa.
“Pernah kami tidak makan hingga tiga hari, ya karena memang tak ada yang mau dimasak,”kisahnya sedih dan pasrah.
Disinggung terkait perhatian pemerintah terkait adanya bantuan sosial, Badu mencoba mengingatnya dan mengatakan bantuan bansos belum pernah diterimanya.
“Kalau untuk bantuan dari pemerintah seingat saya hanya sekali saja, kami biasanya diberi masyarakat saja,”katanya.
Disinggung tentang anak anaknya, Badu mengatakan tidak ingin merepotkan anak anaknya mengingat hidup anaknya juga serba kekurangan.
“Sisa hidup saya juga tidak banyak lagi, jadi kami jalani saja,”ungkapnya dengan raut wajah yang hampa.
Erwin Siregar, warga sekitar membenarkan bahwa kehidupan keluarga Badu Ali bersama istrinya memang benar memprihatinkan.
Kondisi Badu Ali yang sudah renta dan tidak dapat lagi beraktifitas, belum lagi kondisi istrinya yang saat ini kurang waras.
“Tapi seingat saya sudah pernah didatangi pihak Kecamatan dan Bupati, tapi tidak tahu kelanjutannya,”katanya.
Pantauan di lapangan, Keluarga Badu Ali bersama istri tercintanya saat ini berharap derma masyarakat untuk makan sehari harinya.
hregar










