ASAHAN, Potretnusantara.id – Ruas Jalan provinsi lintas Stasiun Kereta Api Pulu Raja, kawasan pertokoan Dusun IV Desa Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan kondisinya rusak dan hancur, diduga akibat bebasnya keluar masuk truck yang membawa muatan melebihi tonase.
Amatan wartawan, Selasa (16/11) Jalan Provinsi mulai dari Simpang PKS PTPN IV Pulu Raja Desa Orika dan Desa Pulau Rakyat Pekan hingga perbatasan Desa Manis, Kecamatan Pulau Rakyat kondisinya sangat memperihatinkan, dan belum ada tanda-tanda diperbaiki dari dinas terkait.
Asnul Samosir alias Kenong selaku Ketua BPD Desa Pulau Rakyat Pekan angkat bicara melihat kondisi jalan di desanya seperti tidak mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Malah, kesannya aparat berwenang tutup mata dengan fenomena bebasnya keluar masuk truk membawa muatan yang tidak sebanding dengan kondisi badan jalan Kelas III B itu.
“Setiap hari dum truck milik perusahaan perkebunan membawa angkutan kelapa sawit melebihi tonase.Tak hanya itu, pada malam hari jalan ini juga sering dilintasi mobil tronton yang menggendong alat berat untuk dibawa ke Asahan III, kapasitasnya diperkirakan lebih dari 40 ton, belum lagi dum truck pengangkut tanah putih yang diduga menjadi penyebab rusak dan hancurnya jalan “ ungkap mantan ketua Panwaslu Kecamatan Pulau Rakyat ini.
Lebih lanjut Kenong memaparkan, bahwa rusaknya jalan yang menghubungkan Asahan –Tobasa ini sangat berdampak dengan perekonomian masyarakat terutama pedagang yang menempati ruko di sepanjang jalan stasiun KA Dusun IV Desa Pulau Rakyat Pekan.Terlebih pada saat musim kemarau, dagangan maupun toko mereka diselimuti debu sehingga daya beli sangat kurang. Sebaliknya, bila turun hujan jalan terendam banjir dan air lama surut akibat kiri kanan badan jalan tidak memiliki drainase yang memadai.
“Kami berharap Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi segera memperbaiki jalan yang rusak khususnya diwilayah jalan stasiun sebelum kondisinya lebih parah dan hilangnya kesabaran masyarakat Desa Pulau Rakyat Pekan untuk melakukan aksi unjuk rasa,“ tandas Asnul Samosir.
Paimin










