MEDAN, PotretNusantara.Id – Presiden Kamtibmas Indonesia, Sutan Erwin Sihombing SH mengunjungi dan menyerahkan bansos kepada keluarga Nenek Tio Ek Hua dan tiga cucunya di jalan Lahat Medan yang diduga menjadi korban teror orang tidak bertanggung jawab.
Sutan menceritakan, keluarga Nenek Tio Ek Hu diduga merupakan korban teror, dan saat ini ada juga pihak yang ingin merampas rumah tanpa amar putusan inkrach dari Pengadilan atau Mahkamah Agung.
Dijelaskan lagi, dari pengakuan Nenek Tio Ek Hua terendus dan teridikasi kasus jual beli rumah harta gono gini adanya pemalsuan KTP suaminya Alm Tio Liyen, dan kematian Tio Liyen diduga sarat rekayasa.
Nenek Tio Ek Hua menceritakan kepada Sutan, Tio curiga adanya kejadian penyekapan terhadap dua dari tiga cucunya di bawah umur sehingga membuat Sutan terpanggil hatinya untuk membantunya.
“Nenek Tio Ek Hua dan Tiga cucunya yang sudah piayatu ini, diduga merupakan korban teror, bahkan ada juga penyekapan terhadap dua dari tiga cucunya yang di bawah umur selama 10 jam, sehingga iba hati saya atas kabar yang beredar dan belum lagi persoalan rumahnya yang akan dirampas,” tutur Sutan Erwin di jalan Lahat, Kelurahan Sei Rengas I, Kecamatan Medan Kota, Medan Sumatera Utara ini, sebelum kembali bertolak Jakarta. Sabtu (24/9).
Sutan Erwin Sihombing yang juga merupakan Tokoh Pemuda di daerah ini dengan rasa haru memangdang wajah Nenek Tio Ek Hua dan tiga cucunya dari putra putrinya almarhum Tio Li Yen yang menyambutnya dengan sukacita dan gembira dengan senyumnya.
“Sebagai insan ciptaan Tuhan sama di mata hukum semoga aparat hukum kepolisian presisi dalam tugasnya bertindak adil agar segera memproses kasus lapiran Nenek Tio Ek Hua baik di Poldasu maupun di Polrestabes,” tutur Erwin alumni SMP Methodist 5 Sambu Baru dan mengatakan siap kawal Nenek Tio Ek Hua dan Cucunya.
Erwin sengaja datang melihat kondisi Nenek dan tiga cucunya dan memberikan bantuan berupa beras 1 goni, minyak makan, telur dan mie instan ini kepada keluarga tersebut. Dia berharap dengan bantuan tersebut dapat meringan beban Nenek Tio Ek Hua dan tiga cucunya.
“Adik-adik tetap bersabar berdoa terus pada Tuhan meski ada pencobaan untuk mengambil paksa rumah serta cobaan penyekapan, saya siap bantu tenaga pikiran tentang persoalan yang ibu hadapi,” tutur Sutan Erwin yang juga pernah mencalonkan DPD RI No 35.
Semoga Nenek Tio panjang umur tetap sehat dalam mengurus, merawat dan melindungi cucunya. Da tetap nenek kuat serta tabah hingga menunggu menantu atau ayah dari cucu Nenek Tio yang akan pulang dari Jepang.
“Tetaplah semangat dalam belajar menghadapi tantangan dan sayangi Nenek Tio Ek Hua ini ya adik-adikku, bila ada waktu saya akan datang lagi,” tutur Erwin Bere Simanjuntak.
Erwin mengatakan cukup luar biasa kuasa Tuhan itu, sehingga rencana sijahat tetap akan kalah bila melanggar hukum, percayalah Tuhan itu tahu semua apa yang terjadi terhadap keluarga ini.
“Namun sangat disayangkan ada anak piyatu di bawah umur disekap, ini tindakan biadab tak punya rasa kemanusiaan, bahkan di era Covit pula,” ungkap Erwin keheranan.
Dia berharap Nenek percaya kuasa Tuhan sebab Tuhan itu baik dan sangat baik bagi semua insan.
“Jika kita percaya pada Kuasa Tuhan, semuanya akan baik baik saja,” tutur Sutan Erwin yang baru saja seminggu kembali ke Medan usai menyelesaikan tugasnya sebagai Law Office dari Sulawesi dan Jakarta.
Selanjutnya Sutan Erwin membawakan doa bersama buat Nenek dan tiga cucunya kepada Tuhan mohon kekuatan dan berkat Tuhan.
Dalam kesempatan tersebut Nenek Tio Ek Hua menuturkan ungkapan dalam kebersamaan dengan Sutan Erwin Sihombing.
“Saya menyampakan ungkapan terimakasih kepada Bapak Sutan Erwin Sihombing yang begitu baik mengunjungi kami dan bantu kami, melalui Ibu Nurlince yang sangat baik dan sayang kepada kami, berharap tetap sehat, sukses dalam tugas, panjang umur dan tetap mendoakan kami juga,” ungkap Nenek Tio dengan sukacita.
Nurlince Hutabarat










