KARIMUN, Potretnusantara.id-Greakan Menjaga Marwah (GAMAWA) Kabupaten Karimun menilai pelaksanaan Rapid Antigen ditempat-tempat penjual makanan kurang tepat, hal ini dinilai sangat berdampak terhadap makanan yang di sediakan.
Denni Subairi, Ketua GAMAWA mengakui bahwa tujuan pelaksanaan itu adalah baik demi meminimalisir penyebaran covid 19 di Kabupaten Karimun.
“Pada prinsipnya DPC GAMAWA Kabupaten Karimun selalu mendukung, namun sangat miris jika kami melihat dimana beberapa hari ini ada pelaksanaan Rapid Antigen ditempat di warung maupun cafe,”kata Denni, Senin (9/8).
Dijelaskan, dibawah kondisi ekonomi masyatakat yang semakin terpuruk saat ini adalah merupakan persoalan serius khususnya bagi pelaku usaha.
“Yang terdampak ibasnya adalah pelaku usaha, terutama pedagang kecil. Jika Rapid Antigen semacam ini terus dilakukan, pasti lumpuh,”katanya.
Dia menegaskan agar pemerintah daerah tidak bertindak diskriminatis terhadap para pelaku usaha. Jika memang Pemerintah konsisten sebaiknya melakukan hal yang sama pada setiap tempat kerumunan.
“Tanpa terkecuali seperti pesta pernikahan, Pasar Tradisional, Swalayan dan tempat hiburan. Setidaknya ada keadilan tanpa pilah pilih,”katanya.
GAMAWA juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas setiap harinya.
“Mari tetap mematuhi prokes, kalau bukan kita siapa lagi. Mari kita pulihkan perekonomian bangsa ini, khususnya di Kabupaten Karimun,”ajaknya.
barat










