PADANGSIDEMPUAN, Potretnusantara.id-Ratusan warga dari empat Desa melakukan demontrasi damai untuk meminta pembebasan 14 warga yang ditahan pihak Kepolisian Jumat (2/7) yang lalu. Penahanan ini diketahui karena adanya penolakan galian C diwilayah persawahan mereka.
Ratusan warga tersebut mendatangi Mapolres Padang Sidempuan, mereka berjalan kaki sambil melakukan orasi hingga halaman Mapolres. Kehadiran mereka disambut baik oleh Kapolres Tapanuli Selatn AKBP Roman Smaradhan, SIK. bersama dengan Kapolres Padang Sidimpuan AKBP Juliani Prihartini.
“Kita ada empat Desa hari ini, perwakilan dari Desa Simaninggir, Batu Pulut, Batu mamak dan Desa Padang Garugur, Kecamatan Batangnonang. Kita minta 14 warga kami yang ditahan untuk dibebaskan,”kata Kennedy Harahap dan Saidar Siregar koordinator aksi. Sabtu (3/7) dihalaman Mapolres Tapanuli Selatan.
Warga merasa tidak terima dilakukannya penahanan hanya karena melakukan protes terhadap galian C diwilayah persawahan mereka yang diketahui dampaknya sangat merugikan para petani di wilayah galian tersebut.
“Kami meminta kepada Kapolres, agar 14 warga tersebut pulang bersama kami sekarang juga,”katanya tegas dan di amini oleh ratusan warga lainnya.
Ratusan warga dari empat desa tersebut menyatakan jaminan kepada 14 warga yang ditahan jika melarikan diri.
“Sekali lagi kami sampaikan, warga kami yang 14 orang itu kalau mereka bisa kami bawa pulang maka kami pun akan pulang dengan hati damai, kami siap menjamin mereka tidak akan lari, apabila mereka lari kami siap bertanggung,”tegasnya.
Pantauan dilapangan, para pendemo masih menunggu pihak perwakilan yang masih melakukan komunikasi dengan pihak Kapolres, para warga dengan sabar menunggu dan berharap tuntutan mereka dikabulkan oelh pihak kepolisian.
h regar












