PALAS, Potretnusantara.id-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengadakan kunjungan kerja ke Instalasi Pembibitan Ternak Sapi Potong Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara (Prov Sumut) yang berada di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Selasa (15/6)
Mengawali acara peresmian tersebut, Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan keprihatinannya terhadap Bupati Palas H Alisutan Harahap yang saat ini dalam keadaan sakit dan berdo’a agar orang nomor satu di Kabupaten Palas itu segera sembuh dan segera dapat beraktivitas seperti biasa.
Dalam kesempatan itu Gubsu menceritakan sejarah Kabupaten Palas sebelum dimekarkan dari Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) adalah penghasil atau lumbung ternak di Sumatera Utara.
“Dahulu sebelum di mekarkan pemasok ternak di Sumut itu dari Padang, namun sebenarnya itu semua dari sini, namun kemana itu semua, saya berharap momen itu kembali, sehingga kita jangan dikatakan menjadi Kabupaten ikut-ikutan,” kata Edy.
Gubsu Edy mengakui melihat pertumbuhan rumput Odot dan jenis rumput lainnya sebagai pakan utama ternak sapi tumbuh subur di seputaran Instalasi pembibitan sapi potong.
“Saya melihat rumput odot dan jenis rumput lainnya sebagai pakan utama ternak bisa tumbuh sesubur ini, luar biasa ini, ini artinya tanah disini subur,” ujarnya sembari meminta kepada semua pihak turut serta mendukung masyarakat dalam program instalasi pembibitan ternak sapi potong.
Gubsu Edy juga menyinggung kegiatan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Padang Lawas yang hampir tiap tahun dana yang dikucurkan melalui APBN itu untuk Bimtek yang mana untuk dua tahun belakang Indonesia sedang dilanda wabah corona virus.
“Saya heran kenapa Kades disini sibuk dengan bimtek, ada apa ini, 66% Kades saya Bimtek semua, ada pula yang Bimtek Ke Bali, apa yang kalian Bimtek kan disana, kena covid pula kalian nanti. Tolong coba kembangkan ke yang lain, untuk pemeliharaan ternak sapi misalnya,”sarannya.
Edy mengakui pihaknya dan rombongan sengaja naik pesawat ke Pekanbaru sekaligus mengunjungi makan Tengku Zulkarnain, lalu untuk ke Palas ia sengaja melalui jalur darat untuk mengetahui situasi jalan.
“Padahal malam itu saya sengaja naik pesawat ke Pekanbaru untuk kunjungi makam Zulkarnaen, dan saat kemari melalui jalur darat, tetapi sakit pinggang saya sampai disini, bagaimana ini Pak Wabup,”kritik Gubsu Edy.
Gubsu meminta agar Kepala Dinas di Palas jangan diam berpangku tangan, dan harus rajin koordinasi dengan Dinas Provinsi apa yang dibutuhkan.
“Kepala Dinas saya minta untuk bicara apa kendala, silahkan bicara dan koordinasi dengan Dinas di Provinsi, jangan diam saja, kalian yang lebih tahu apa yang dibutuhkan masyarakat disini,”tegasnya.
Gubsu juga menyinggung dengan tataruang Kabupaten Palas yang menurutnya belum jelas kepastiannya.
“Maaf Pak Wakil Bupati, saya kesini tetapi tidak jelas mengetahui mana kota, mana desa, mana perkebunan dan mana tempat ternak di Kabupaten, ini menjadi pertanyaan bagi saya di Kabupaten Padang Lawas ini,”paparnya.
Gubsu menunjukan grafik kebutuhan pangan yang mana dalam skema perbandingan itu Palas didominasi merah.
“Dalam skema ini posisi Palas di didominasi rapor merah, kok semuanya hampir belanja, padahal tanah disini subur, ini ada apa ini?,”katanya heran.
Gubsu sangat apresiasi atas pertumbuhan pakan ternak yang ada di instalasi di Palas, pihaknya berharap hingga akhir jabatanya agar dapat memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Palas.
“Saat di Pekanbaru saya bertemu dengan Gubernur Riau, Syamsuar saya bertanya berapa Kabupaten binaannya dia mengatakan sebelas, namun dia tanya balik ke saya berapa Kabupaten binaan saya saya katakan 33 Kabupaten/Kota, dan saat itu Gubernur Riau Syamsuar terkejut dan bertanya bagaimana membina dan mengunjunginya,”tuturnya.
Gubsu Edy mengakui banyak stafnya yang sempat terpapar wabah dan tidak sedikit yang meninggal
“Jangan karna saya datang kemari, kalian seenaknya tidak pakai masker, saya datang dari pekan baru, siapa tahu saya membawa virus, untuk itu pakailah masker demi kemanan dan kesehatan kita”.
“Tolonglah pakai masker, dan jangan di abaikan ini, Pak Wabup, Pak Kades, dari pada kalian bimtek baiknya kalian belikan masker, Pak kades bimtek itu izin siapa, Bupati kan, nampak kali kongkalikong nya ini” kata Gubsu Edy.
Dalam kesempatan itu Gubsu menyerahkan 1 unit alat rekam KTP dan 1 set alat kesehatan dari Dinas Kesehatan Sumatra Utara kepada Wabup Palas.
Sebelumnya Wabup Ahmad Zarnawi Pasaribu dalam sambutanya kepada Gubsu mengatakan,
“Selamat datang di Kabupaten Palas atas kunjungan Gubsu dalam peresmian ternak di Palas. Inilah Palas dengan yang sudah memasuki usia pemekaran 13 tahun”.
“Kehadiran kunjungan Gubsu sudah bisa melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Palas, untuk itu kami ucapakan ribuan trimakasih kepada Gubsu atas peresmian instalasi ternak, agar menjadikan palas dulu sebagian lumbung ternak tabagsel. Apalagi masyarakat palas didominasi memiliki kebun sawit”.
“Untuk itu, kalaulah sekolah Palas masih kelas satu SMP, tentu kami berharap kepada gubernur agar palas bisa lebih dewasa dan mendiri” ujar Wabup. Ahmad Zarnawi Pasaribu.
Robert Nainggolan










