ACEHUTARA, Potretnusantara.id – Kondisi jalan utama di desa Gunci kecamatan sawang, kabupaten Aceh Utara rusak parah dan tak pernah dijamah pemerintah hingga 16 Tahun,akibat hal ini hasil alam yang dihasilkan di sekitarnya terhambat dan sempat merugi karena harus melewati jalan ekstrim tersebut .
Berdasarkan pantauan pewarta Rabu (29/9) disepanjang jalan Desan Gunci kondisinya Rusak parah dari berbatu hingga berpasir,lebih parah lagi di sekitar tanjakannya.
Di lokasi ini jalan terlihat berbatu dan menanjak serta terdapat beberapa berlubang. Saat musim hujan, jalan poros kabupaten ini sulit untuk dilewati mengigat jalan tersebut dapat terhubung ke beberapa kabupaten Bireun hingga Bener Meriah.
Akibatnya bagi warga yang tidak memiliki kendaraan khusus, harus keluarkan biaya besar transportasi untuk mengangkut hasil komoditi saat melewati jalan tersebut.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Gunci, Jalaluddin , 65, mengaku sudah lebih dari 16 tahun jalan yang ada di Desa Gunci mengalami kerusakan. Pada hal jalan tersebut menjadi akses utama bagi warga setempat untuk melakukan aktivitas terutama menjual hasil-hasil komoditi ke wilayah Kota
“Terakhir tahun 2007 dilakukan pengerasan jalan kalo tidak salah saya paket multiyears ,semenjak itutidak ada lagi perbaikan dari pihak terkait maupun pemerintah,kalo begini terus kasian masyarakat yang jual hasil alam dari sini harus berjuang mati Matian,”ungkap Jalaluddin.
Dengan kondisi jalan saat ini, jelas dia, kendaraan roda dua atau empat yang melintas di sana sering mengalami kerusakan hingga kecelakaan. Warga lebih memilih menyewa kendaraan khusus dengan mengeluarkan biaya transportasi lebih besar ketimbang memakai kendaraan yang ada.
“Kendaraan biasa yang lewat sini sering rusak dan lebih parah lagi jalan ini sering kecelakaan,waktu itu juga ada guru yang jatuh disini,kan sangat disayangkan apa lagi itu tenaga pengajar,”jelasnya.
Ia berharap kepada instan terkait maupun Pemerintah lebih memperhatikan lagi desa tersebut.
Ditempat lain pewarta camat sawang via telepon,ia mengatakan seharus jalan itu sedah terealisasi namun sudah dialihkan untu dana Covid.
“Sudah kami naikkan ke Banda Aceh lewat dewan Tantawi namun anggarannya sudah di alihkan untuk Covid,kalau tidak sudah di perbaiki jalan tersebut,”ucapnya
Pewarta mengkonfirmasi lewat via WhatsApp Muhammad Kabid jalan dan jembatan PU kabupaten Lhoksukon ia menjawab.
“Dimaklumi …jalan sawang gunci paya rubek kan?,Konfirmasi langsung ke bagian program,”ucapnya singkat
Saat di konfirmasi via WhatsAppT Anwar bagian program mengatakan akan segera melakukan peninjauan.
“Biar kami cek dulu bang ada apa tidak program Tersebut,”paparna.
ahmad










