KARIMUN, Potretnusantara.id-Dalam rangka memperingati Hari Anak Universal atau Universal Children’s Day, SMP 1 Negeri Karimun melaksanakan sehari belajar diluar kelas. Hal ini menindaklanjuti surat dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang dilaksanakan pada sekolah di Indonesia.
Hal ini disampaikan Salawati Kepala Sekolah SMP 1 Negeri Karimun mengatakan bahwa pelaksanaan sehari belajar diluar kelas dilakukan dalam upaya memenuhi, menjamin dan melindungi hak anak perlu memastikan bahwa satuan pendidikan mampu mengembangkan bakat dan kemampuan anak melalui Sekolah Ramah Anak (SRA).
Dikatakan, kegiatan pengembangan Sekolah Ramah Anak ini digelar untuk memperingati Hari Anak Universal yang diperingati setiap tanggal 20 November dengan thema mewujudkan sekolah ramah anak melalui kegiatan sehari belajar diluar kelas.
“Kampanye “Sehari belajar diluar kelas” adalah kegiatan disatuan pendidikan yang dilakukan diluar kelas dengan tujuan mencapai pendidikan melalui proses pembelajaran yang lebih menyenangkan dan untuk menunjang komponen poses pembelajaran yang ramah anak,”kata Salawati, Kepala Sekolah SMP 1N Karimun disela acara, Kamis (7/11)
Selain itu tambahnya, sehari belajar diluar kelas dapat meningkatkan pengetahuan dan tumbuh kembang anak untuk mendukung budaya dan cinta tanah air, serta meningkatkan kreatifitas, mendekatkan anak pada lingkungan dan menjadikan anak lebih cerdas gembira.
“Dalam agenda ini ada 17 aktivitas yang kita lakukan selama OCDay. Dan semua pelaksanaanya bertahap dan memiliki makna-makna tersendiri,”katanya
Dia mencontohkan, yaitu sebagai penguatan pendidikan karakter (PPK), pertama, siswa disambut guru dengan 3S (sapa, senyum, dan salam). Lalu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kegiatan lainnya, untuk mewujudkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dilaksanakan kegiatan cuci tangan sebelum makan, selama 5 menit.
Ditambahkan, sebelum sarapan bersama yang disiapkan oleh orang tua dalam rangka pemenuhi gizi seimbang selama 30 menit, dilakukan doa bersama sebelum makan selama 2 menit guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
“Kita juga melakukan deklarasi Sekolah Ramah Anak dan disana anak-anak, guru dan orang tua membubuhkan tanda tangan tanda sepakat,”katanya
Sementara itu, Khaironi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk KB PPPA yang hadir pada saat acara mengajak seluruh pelajar untuk memiliki cita-cita setinggi-tinginya. Sehingga dengan memiliki cita-cita, sebagai pelajar dapat memposisikan dirinya menjadi yang terbaik.
“Dengan adanya cita-cita, tentu kita menjadi berjuang, belajar dan berusaha. Karena anak-anak sekalianlah nantinya yang menjadi generasi bangsa, tunas bangsa sebagai pengganti para pemimpin negeri ini. Namun yang paling utama adalah tetapa berdoa, mudah-mudahan segala harapan kita dimudahkan oleh Allah,”pesannya yang disambut Amin oleh para pelajar.
Pantauan dilapangan “Sehari belajar diluar kelas” berjalan dengan baik. Keakraban diantara siswa, guru serta para orang tua yang juga hadir pada acara tersebut saling mendukung dan memotivasi.
edoreynaldi











Discussion about this post