Padang, Potretnusantara.id – Madrasah Tsanawiyah Negeri MTsN 6 Kota Padang kembali menggelar kegiatan wisuda tahfiz Angkatan Ke VI Di Lingkungan Madrasah Pada Selasa 31 Maret 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap siswa dan siswi yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an
dengan baik.
Kepala MTsN 6 Kota Padang, Yakub menyampaikan bahwa kegiatan ini
merupakan puncak dari rangkaian Gabi Madrasah. Dalam kegiatan tersebut selain wisuda tahfiz juga digelar kegiatan penta seni dan halal bihalal yang berlangsung selama 3 hari ke depan.
Peserta wisuda tahfiz tahun ini berjumlah 119 orang yang terdiri dari 100 siswa madrasah
tahfiz dan 19 siswa dari kelas reguler, Para peserta memiliki capaian hafalan yang bervariasi mulai dari 3 juz hingga 15 juz Alquran.
Yakub juga menyampaikan kegiatan wisuda tahfiz ini sejalan dengan visi madrasah dalam menciptakan generasi qurani serta telah menjadi agenda tahunan di MTsN 6 Kota Padang.
Pihak madrasah berharap ke depan jumlah hafalan para siswa terus meningkat dan kualitasnya semakin baik, hingga saat ini jumlah alumni tahfiz di NTSN 6 Kota Padang telah
mencapai 237 orang yang dihasilkan selama 6 tahun terakhir.
Untuk kegiatan Wisuda Tahfiz ini kita sudah laksanakan yang ke 6 tahun. Jadi hari ini kita wisuda yang keenam.
Alhamdulillah setiap tahun kita laksanakan wisuda ini sesuai dengan visi madrasah yaitu
mewujudkan generasi qurani. Jadi di sini kita tertantang dan harus melaksanakan wisuda ini setiap tahun.
Alhamdulillah kita hari ini melaksanakan Wisuda tahfiz ini didampingi oleh dua orang
hafiz 30 juz sebagai guru besar untuk mempermantap memperlancar hapaln anak kita di MTsM.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Haji Mustofa menyampaikan bahwa program tahfiz merupakan salah satu program prioritas madrasah di bawah Kementerian Agama. Program ini dinilai menjadi ikon sekaligus daya tarik bagi masyarakat untuk mensekolahkan putra-putrinya di madrasah.
Oleh karena itu, pihaknya menegaskan komitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap madrasah-madrasah yang melaksanakan program tahfiz. Ia juga menambahkan bahwa program tahfiz memiliki banyak manfaat bahkan dapat membantu mengurangi berbagai bentuk kenakalan remaja yang terjadi saat ini.
Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat, diharapkan anak-anak akan lebih terjaga dari hal-hal negatif serta semakin dekat dengan aktivitas yang bersifat positif.
Turut hadir pada kegiatan tersebut ketua LKM (Lembaga Kerapatn Minangkabau) Sumatera Barat Fauzi Bahar, Kakan Kemenag Kota Padang Edi Oktaviandi, Kakanwil Kemenag Sumatera Barat Mustofa, Kepala Man 2 Padang, MIN, Komite Sekolah, dan instansi terkait lainnya.










