KARIMUN, Potretnusantara.id- Upacara kenaikan Pangkat (Kenkat) 6 Prajurit Lanal Tanjung Balai Karimun, dilapangan Apel Mako Lanal TBK, Kabupaten karimun, Provinsi Kepulauan Riau dan pelaksanaan Tradisi dilingkungan TNI-AL, Jumat (02/04/2021).
Dalam hal ini, Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) Letkol Laut (P) Maswedi, M. Tr Opsla menyampaikan, Kenaikan Pangkat dalam kehidupan Militer merupakan perubahan status dalam bentuk simbol pangkat baru yang mencerminkan adanya tuntutan perubahan berupaya Peningkatan tanggung jawab dan kualitas sumber daya Manusia di setiap individu Prajurit sesuai tugas dan jabatannya masing-masing.

“Dan semestinya semakin tinggi pangkat berarti semakin tinggi pula tugas dan tanggung jawab yg harus diembannya,” ucap Maswedi.
Adapun Prajurit Lanal Tanjung Balai Karimun yang naik pangkat pada hari ini berjumlah 6 orang.
“Yang naik Pangkat (TMT 01.04.2021) ini ada 6 orang yaitu dari pangkat Pelda ke Peltu 1 orang, Pangkat Serma ke Pelda 1 orang, Pangkat Serka ke Serma 2 orang, Pangkat Serda ke Sertu 1 orang dan Pangkat Kopda – Koptu 1 orang” jelasnya.
Selain itu, Maswedi menambahkan setelah melakukan upacara pelantikan, akan dilaksanakan kegiatan Tradisi TNI-AL.
“Kita melaksanakan kegiatan tradisi TNI-AL yaitu melakukan penyiraman bunga dan loncat ke Laut,” pungkasnya.

Maswedi menambahkan, bagi Prajurit juga harus dapat tampil sebagai sosok panutan yang dapat dibanggkan bagi satuan, keluarga serta lingkungannya, juga harus mampu mengaktualisasikan makna pangkat yang disandang dan jabatan yang diemban saat ini secara benar, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan dimanapun berada.
“Sebagai Prajurit harus tertanam suatu Pemahaman dan sikap bahwa kenaikan pangkat hanya diberikan kepada prajurit yang berprestasi,”katanya memberi semangat.
Dalam hal ini, Maswedi mengharapkan agar Prajurit yang pada hari ini naik Pangkat agar bisa menjadi Prajurit yang bisa bertanggung jawab atas jabatannya, dan menjadi motivasi bagi prajurit lainnya.
“Saya menekankan agar, kenaikan Pangkat ini dapat dijadikan sebagai sumber motivasi dan inspirasi bagi seorang Prajurit dalam memantapkan Moralitas dan Etika Profesi Keprajuritan, sehingga tidak mudah tergoyahkan oleh Hal-hal yang dpt merugikan Satuan dan Citra diri sendiri,” tutupnya.
Putri









