SINGKIL – Potretnusantara.id-Beredarnya kembali uang palsu membuat warga Desa Suka Damai Kecamatan Singkil akhir akhir ini diresahkan dengan beredarnya uang palsu dikalangan masyarakat.
Peredaran uang palsu di Desa Suka Damai tersebut. Hal ini terjadi ditemukannya uang palsu dengan nilai Rp 10.000 oleh salah seorang warga Desa Suka Damai yang bernama Ardin Kecamatan Singkil saat membeli minyak enceran di sebuah warung miliknya Aminah, Minggu (30/05/2021).
Kemudian, Aminah menjelaskan kronologis kejadian disaat Ardin sedang membeli minyak memberi uang tersebut, Aminah meraba uang tersebut seperti uang palsu ciri cirinya apabila diraba uang palsu itu lembut saat dipegang apabila kena air sedikit saja warnanya cepat luntur dan cepat robek.
Amina yang menjadi korban yang merupakan pemilik warung mengungkapkan kekesalannya terhadap beredarnya uang palsu tersebut.
Kemudian, Aminah menjelaskan kalau uang yang asli apabila tersentuh air warnanya tidak akan luntur dan tidak mudah robek.
Selanjutnya, Ardin salah satu
pembeli dikonfirmasi Reporter Potret Nusantara, mengatakan bahwasanya ia tidak mengetahui sama sekali bahwa uang yang dia belikan ternyata uang palsu
“Maklumlah pak saya ini masyarakat awam orang kampung kurang mengetahui mana uang palsu dan uang yang asli,” ungkapnya.
Uang nilai 10.000 ini saya dapatkan dari warung milik Ali Hasmi, yang berada di desa kami ini disaat saya sedang membeli diwarung dia.
Ardin menambakan hal ini merupakan pelajaran bagi saya agar kedepan saya lebih berhati – hati lagi tentang uang palsu ini. Pungkasnya
Aminah meminta agar pengedar uang palsu segera ditangkap karena sangat merugikan orang banyak apalagi terhadap pedagang kecil, Minah juga mengimbau kepada masyarakat lainnya selalu waspada dan hati – hati terhadap peredaran uang palsu, Tutupnya.
Mardin










