LINGGA, Potretnusantara.id-Bripka Dony Firmansyah Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Harapan terus mengiatkan dan menggerakkan serta mendorong masyarakat Desa Binaannya dalam upaya menciptakan Desa Mandiri di Bidang Ketahanan Pangan perkebunan cabe rawit dalam upaya mendukung program pemerintah di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Singkep. Selasa (3-12-2024).
Dalam kegiatan ini Bripka Dony Firmansyah Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Harapan Kecamatan Singkep mendampingi kegiatan penyaluran 3.700 bibit cabe bantuan kepada 95 Kepala Keluarga (KK) di desa Tanjung Harapan.
Bantuan yang disalurkan berupa bibit cabe, pupuk kompos, pupuk NPK, plastik polibeg, dan hansprayer. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan desa, yang diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian serta kesejahteraan masyarakat setempat.
“Program ini sesuai arahan Presiden terkait ketahanan pangan di masyarakat,”kata Bripka Dony Firmansyah Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Harapan.
Sementara itu, AKBP Apri Fajar Hermanto, S.I.K., Kapolres Lingga melalui IPTU Maidir Riwanto, S.H., Kapolsek Dabo Singkep menjelaskan, kegiatan ini merupakan dukungan nyata Polres Lingga terhadap Program Presiden dengan Tema “GERAKAN NASIONAL PANGAN MERAH PUTIH MENUJU SWASEMBADA PANGAN BERKELANJUTAN”.
Hal tersebut tertuang di dalam ASTA CITA poin nomor 2 yaitu: “Memantapkan Sistem Pertahanan Keamanan Negara dan Mendorong Kemandirian Bangsa melalui Swasembada Pangan, Energi, Air, Ekonomi Kreatif, Ekonomi Hijau, dan Ekonomi Biru”
“Kami akan terus mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional dan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polres Lingga kepada masyarakat secara berkelanjutan, sehingga kedepan nya Semua Desa yang ada di Kabupaten Lingga menjadi Desa Mandiri Berketahanan Pangan,
“ujarnya.
Tidak hanya menjadi sumber Pangan lokal yang berkelanjutan tambahnya, tetapi juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
“Keberhasilan ini akan dirasakan masyarakat itu sendiri, sehingga dapat memberikan dampak positif yang signifikan pada Ketahanan Pangan dan ekonomi,”ujarnya.
jamariken tambunan










