Karimun, Potretnusantara.id – Tim F1QR Lanal Tanjung Balai Karimun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 11 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural dari Malaysia di sekitar perairan Combol, Kecamatan Sugie Besar, Kabupaten Karimun. Selasa (6/08/2024).
Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Anro Casanova mengungkapkan boat pancung bermuatan PMI Non Prosedural itu dikendalikan oleh AZ (27) asal Belakang Padang selaku tekong dan dibantu ED (29) yang juga berasal dari Kecamatan Belakang Padang.
“Ada satu orang lagi yang masih kami lakukan pendalaman, yakni pelaku utama penyeludupan PMI ini inisialnya DN asal Pulau Judah,” ungkap Letkol Laut (P) Anro Casanova.
Dikatakan Danlanal, 11 orang PMI ini diketahui dijemput menggunakan speed boat bermesin 200 PK berangkat dari Malaysia dan kemudian di over skip ke boat pancung bermesin 40 PK untuk dibawa ke Batam.
“Setelah dilakukan pengintaian, Tim F1QR berhasil mengamankan 11 orang PMI Non Prosedural beserta 2 ABK boat pancung 40 PK dengan memberikan tembakan peringatan 5 kali dipantai Kakeng, Combol,” katanya.
Adapun 11 orang PMI itu, masing-masing dua orang asal Jawa Tengah, dua orang Jawa Timur, satu orang dari Sumatera Utara, dan enam dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Lanjut, usai penangkapan ini, rencananya belasan PMI Non Prosedural tersebut akan dilimpahkan ke P2MI untuk proses pemulangan ke daerah asal.
“Sampai saat ini PMI Non Prosedural, ABK Boat Pancung 40 PK beserta barang bukti diamankan di Mako Lanal TBK untuk dilaksanakan penyelidikan lebih lanjut dan setelah itu 11 PMI tersebut akan diserahkan kepada pihak Imigrasi Karimun serta P2MI Karimun guna penyerahan dalam rangka proses lanjut”. ucap Danlanal mengakhiri. (Ery)
Editor : Din










