KARIMUN, Potretnusantara.id-Anggota TNI AL Tanjung Balai Karimun bersama Lanal Batam dan Posal Pulau Nipah dibawah BKO Guskamla Koarmada I KRI Halasan-630, Helly BO 105 HE-4108 berhasil mengamankan tiga perompak lintas negara di sekitar perairan perbatasan Indonesia-Singapura senin (16/3) pagi hari. Penangkapan ini dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari Asintel MSTF Mr. Jason Lim bahwa ada beberapa orang yang tidak dikenal naik ke kapal MV. Sam Jaguar, yang diduga akan melakukan pencurian di atas kapal.
Laporan yang sama juga diterima oleh ILO Singapura sekira pukul 05.00Wib, kemudian meneruskan laporan kejadian tersebut kepada Guskamla Koarmada I. Kemudian Danguskamla Koarmada I memerintahkan unsur operasi dibawah BKO Guskamla Koarmada I KRI Halasan-630, Helly BO 105 HE-4108 TNI AL dan berkoordinasi dengan Lanal TBK, Lanal Batam dan Posal Pulau Nipah untuk menindak lanjuti kejadian tersebut.

Hal ini disampaikan Danguskamla Koarmada Laksamana Pertama (TNI) Yayan Sofyan saat konferensi pers di atas KRI Siwar, dikatakan sekira pukul 05.20 Wib personil Posal Pulau Nipah melaksanakan pencarian di perairan antara Timur pulau Karimun dan Barat pulau Nipah dan ditemukan MV. Sam Jaguar pada posisi 01.08.558 U-103.33.096 T, kemudian personel Posal Pulau Nipah berkoordinasi dengan Crew Kapal MV. Sam Jaguar untuk ijin naik ke Kapal.
“Pukul 05.30 Wib perompak terdeteksi di ruang mesin kapal dan dilaksanakan penangkapan dan berhasil dilumpuhkan 3 orang,”kata Danguskamla Koarmada Laksamana Pertama (TNI) Yayan Sofyan saat konferensi pers di atas KRI Siwar mengawali rilisnya
Ditambahkan, Pukul 09.00 Wib KRI Halasan-630 sandar di MV. Sam Jaguar, selanjutnya penanganan terduga pencuri dilakukan oleh tim VBSS KRI Halasan-630. Didapat keterangan awal bahwa tersangka berangkat pada hari Jumat tanggal 14 Maret 2020 melalui pantai Pongkor di wilayah Karimun. Mereka menggunakan boat pancung dengan jumlah personel 5 orang.

Selanjutnya mereka beroperasi mencari target atau sasaran kapal-kapal yang melintas di TSS dan yang dapat dinaiki dengan mudah. Biasanya mereka mencuri spare part kapal yang kemudian akan dijual ke Jakarta melalui Exspedisi kapal.
“Dua orang teman tersangka berhasil melarikan diri dengan menggunakan boat pancung. Tetapi identitas dan tempat tinggalnya sudah kita kantongi,”paparnya
Dia menjelaskan pelaku yang ditangkap adalah J, WB dan C merupakan jaringan lama yang sudah pernah ditangkap oleh TNI AL. Kemudian pelaku atas nama WB dan C pada tahun 2015 sudah pernah melakukan perompakan terhadap kapal MV Marlin dan dijatuhi hukuman 4 tahun penjara.
“Saat itu juga kita kerahkan dua KRI yaitu Siwar-646 dan Halasan – 630. Ketika mata hari terbit, kita kerahkan helikopter karena biasa pelaku ini menggunakan mesin hight speed craft,”paparnya, dan untuk mencegah kejadian seperti ini, kita akan optimalkan penguatan patroli dan sinergi bersama instansi terkait tambahnya
Pantauan dilapangan, kegiatan rilis tersebut dihadiri olehh Danguskamla Koarmada I Laksma TNI Yayan Sofiyan, Asintel Danguskamla Kolonel Laut (P) Tomi Herlambang, Asops Danguskamla Kolonel Laut (P) Hari Setiawan, Danlanal TBK Letkol Laut (P) Mandri Kartono, Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur YFS, Ka Pengadilan Negeri Karimun Joko Dwiatmoko, ajari Karimun Rahmat Azhar, Dandim 0317/TBK diwakili Pasintel Kapten Inf Istain Tamimi, Dan KRI Siwar – 646 Letkol Laut (P) Riki Antriadi, Dan KRI Halasan – 630 Letkol Laut (P) Afif Yohardi.
edorey











Discussion about this post