Potretnusantara.id, Natuna – Warga dan pengguna jalan di sekitar Jembatan Air Nabal, Desa Pengadah, diminta meningkatkan kewaspadaan. Sebuah tiang listrik PLN patah setelah tertimpa pohon kelapa pada Jumat (15/8/2025) pagi, membuat lalu lintas di lokasi menjadi rawan.
Pengendara yang melintas diimbau untuk mengurangi kecepatan dan selalu waspada. Sementara itu, warga Desa Pengadah yang mengetahui akan hal ini menyiapkan penerangan alternatif seperti lampu darurat atau “litou canggok” mengantisipasi kemungkinan pemadaman listrik pada malam hari.
Manager PLN Natuna, Rafki Chandra, memastikan pihaknya bergerak cepat di lapangan untuk meminimalkan dampak kejadian tersebut. “Kami upayakan malam tidak padam. Ada empat pekerjaan utama yang sedang kami lakukan,” jelasnya.
Empat langkah penanganan tersebut meliputi:
- Penggantian tiang yang patah
- Perbaikan konstruksi gardu yang miring akibat tarikan kabel
- Perbaikan andongan kabel
- Pemangkasan pohon kelapa
Petugas PLN saat ini terus bekerja di lapangan dengan semangat “Pantang Pulang Sebelum Terang” demi memulihkan pasokan listrik secepat mungkin. Warga setempat pun menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan kerja keras tim PLN Natuna.
Penulis kalit










