KARIMUN, Potretnusantara.id-Ketua Apindo, Dwi Untung mengatakan ditahun 2019 kunjungan wisatawan ke Kabuaten Karimun sangat minim dan makin menurun, hal ini sangat berbanding terbalik jika dilihat dengan tingkat wisatawan di Kota Batam yang kian tahun semakin meningkat. Untuk itu, Ketua Apindo mengharapkan upaya dan usaha bersama pemerintah daerah untk mampu menggaet wisatawan tersebut minimal 10% masuk ke Karimun.
“Batam terus meningkat sektor wisatanya. Makanya kita harapkan, wisatawan yang masuk ke Batam 10% saja mau masuk ke Karimun,”kata Ketua Apindo, Dwi Untung saat open house Hari Raya Imlek di rumahnya, Sabtu (25/1)
Dia mengatakan, Kabupaten Karimun perlu mempersiapkan diri dan mempersiapkan berbagai wahana untuk menarik wisatawan masuk ke Karimun. Dia mencontohkan adanya seperti ivent-ivent olah raga berupa main sepeda, panjat gunung dan yang lainnya yang dapat menarik wisatawan asing masuk ke Karimun.
“Bebagai wahana harus kita persipakan, ya mulai dari pantai kita atau tempat mancing juga. Ini semua akan menarik minat para wisata masuk ke Karimun, tentu dengan masuknya wisatawan akan berinbas kepada sektor ekonomi,”paparnya.
Disinggung terkait investor, Dwi Untung mengatakan ada kemajuan dimana PT Saipem Indonesia dan PT Grace Rich Marine sudah mulai beroperasi kembali. Namun menurutnya pemerintah daerah masih perlu melakukan berbagai persiapan-persiapan untuk meningkatkan daya investasi masuk ke Karimun.
“Memang sudah ada dua perusahaan mulai bergerak, namun demikian perlu lagi peningkatan infrastruktur khususnya di kawasan FTZ. Dengan demikian, investor yang ingin berinvestasi di Karimu akan semakin yakin dan tertarik,”sarannya
Dia berharap, di tahun tikus logam dapat membawa perubahan perekonomian yang lebih baik “Tentu kita berharap, keadaan ekonomi yang semakin baik dari pada tahun yang lalu,”harapnya.
edoreynaldi











Discussion about this post