KARIMUN, Potretnusantara.id-Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Firmansyah menargetkan 300.000 masker harus didistribusikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun. Hal ini disampaikan Sekda saat launcing program 5juta masker untuk masyarakat Kepri, Selasa (10/11).
Firmansyah bersyukur kegiatan lauching 5 juta masker tersebut mendapatkan respon positif dari pihak instasi dan dinas lainnya demi menjaga seluruh masyarakat Karimun dari wabah covid-19.
Diketahui, seluruh pemangku kepentingan mulai dari OPD dan instasi vertikal bersama-sama bergerak demi kesehatan seluruh masyarakat Kabupaten Karimun untuk bebas dari wabah covid-19.
“Alhamdulillah launching 5 juta masker serentak diseluruh Kepri sudah terlaksanakan dengan baik, inshaAllah kita menargetkan 300.000 ribu masker untuk warga Karimun,”katanya
Dia menambahkan, pembagian masker ini akan dilaksanakan hingga bulan Desember tahun ini. Dia berharap pembagian masker tersebut hingga kepelosok-pelosok.
“Inshaallah kegiatan ini akan terus berlanjut sampai akhir Desember,”tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Karimun HM Yusuf Sirat mengatakan seluruh tim akan membagikan makser secara gratis.
Dia menambahkan, juga bagi pengunjung RSBT akan diberikan masker gratis oleh staff RSBT begitu juga timya akan turun kejalan untuk memberikan masker ke pejalan kaki dan pengendara disekitaran Teluk uma.
“Prinsipnya tetap dari dulu sampai sekarang tidak berubah, demi menyelesaikan masalah pandemi ini kami terus sebisa mungkin dan ingin melihat warga Karimun itu sehat,”ucap Yusuf.
Sebagai bentuk kepeuliannya kepada masyarakat Karimun, Yusuf menghimbau kepada masyarakat untuk ikut berpatisipasi launching 5 juta makser agar Karimun terbebas dari penyebaran covid-19 yang mengganas akhir-akhir.
“Mari kita selalu menggunakan masker. Ini demi kesehatan bapak dan ibu serta anak-anak muda sekalian. Marilah kita bersama patuhi protokol kesehatan,”ucap Yusuf.
Pantauan dilapangan, dalam launcing pembagian masker ini juga dihadiri Komandan Lanal TNI-AL Tanjungbalai Karimun, Maswedi.
risky











Discussion about this post