ASAHAN, Potretnusantara.id – Desa Piasa Ulu, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan kembali dilanda musibah banjir pada Rabu (27/11/24) kemarin. Ratusan rumah terutama yang bermukim di Dusun I, II, IX dan VI terendam banjir mengakibatkan aktivitas lumpuh.
Banjir yang melanda ini juga mengakibatkan beberapa TPS terendam banjir dan tidak dapat melaksanakan aktivitasnya melaksanakan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Asahan dan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara.
Informasi yang diperoleh, banjir yang memiliki aliran arus cukup deras ini berasal luapan dari Sungai Aek Nagali, Kecamatan Bandar Pulau dan sungai Piasa di Kecamatan Tinggi Raja naik hingga ke pemukiman warga hingga ketinggian satu meter.
“Hari Jumat (29/11/24) lalu air sempat surut, dan jalan sudah bisa digunakan hingga Sabtu (30/1124), tetapi Minggu (1/12/24) pagi sekira pukul 02.00 dini hari turun hujan dan air kembali meluap menggenangi terutama 6 dusun, yakni Dusun I, II, VI, dan IX hingga setinggi pinggang orang dewasa,” kata Pangat, warga Dusun I Desa Piasa Ulu yang rumahnya terendam hingga sekitar 1 meter.
Pantauan watawan yang turun ke lokasi, Minggu (1/12/24) pukul 13.00 WIB banjir mulai sedikit turun sekitar 15 cm. Sementara akses jalan Dusun I menuju Desa Teladan, Desa Berubun, Desa Sidomulyo dan Desa Sei Kampak, Kecamatan Tinggi Raja lumpuh total karena terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa belum dapat dilalui kenderaan bermotor baik roda dia maupun roda empat.
“Banjir bisa naik lagi apabila hujan kembali turun, cuaca gerimis ini mudah-mudahan tidak terjadi hujan lagi, kasihan masyarakat tidak dapat melaksanakan aktivitasnya untuk mencari nafkah”, ujar Pangat.
Menurut Pangat banjir seperti ini sudah biasa terjadi setiap tahunnya, tapi yang lebih parah banjir yang terjadi tahun 2023 airnya mencapai setinggi dada orang dewasa.
“Memang sifatnya hanya sementara, air yang datang hanya melintas dan tidak menetap, kalau tidak datang hujan paling lama diperkirakan satu hari sudah surut”. tandas Pangat.
Paimin
Editor : Din










