Aceh Singkil, Potretnusantara.id – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil kembali dihadapkan pada dinamika internal terkait penjadwalan rapat paripurna. Permasalahan ini mencuat ketika rapat untuk membahas Surat Keputusan (SK) masuk dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem mengenai perubahan rekomendasi pimpinan DPRK kembali masuk. Selasa (2409/2024).
Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Sementara Amaliun bersama Wakil Ketua Sementara Darto. Suasana rapat sempat memanas ketika anggota DPRK Juliadi, mempertanyakan keterlambatan undangan rapat yang baru dikirim pada pagi hari. Padahal, menurutnya surat dari DPP NasDem sudah diterima jauh hari sebelumnya.
Sejumlah anggota dewan lain turut menyuarakan pendapat, termasuk usulan agar hal-hal krusial seperti ini dibahas dalam rapat tertutup, guna menjaga efektifitas kerja lembaga. Mereka juga mempertanyakan apakah ada surat susulan lainnya yang perlu dibahas.
Dalam rapat itu Amaliun memastikan tidak ada surat masuk tambahan dan agenda rapat akan tetap fokus pada penjadwalan yang sudah disepakati.
“Tidak ada perubahan agenda surat masuk,” tegasnya.
Masih lata Dia, setelah agenda penjadwalan diselesaikan, rapat akan dilanjutkan dengan paripurna untuk pembacaan surat keputusan terkait penetapan Ketua DPRK yang baru.
“Semoga kedepannya koordinasi antar anggota dewan ke depan lebih terstruktur dan solid, demi memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh Singkil,” ujarnya.
Sementara, Sekretaris DPRK Suwan merespons bahwa, surat fisik baru diterima belakangan, meski sebelumnya sudah ada pemberitahuan melalui pesan WhatsApp.
“Hal ini yang menyebabkan agenda rapat baru bisa dijadwalkan pada hari tersebut,” paparnya.
Informasi yang dihimpun media ini, Ketua DPRK Aceh Singkil yang sebelumnya ditetapkan Desra Novianto, berubah 180 derajat kepangkuan Amaliun.
Ketika dikonfirmasi kembali, Suwan selaku Sekwan DPRK membenarkan ada surat masuk lagi dari DPP NasDem, namun dia tidak menyebutkan perubahan apa.
“Kita lihat saja nanti bersama-sama pimpinan kita siapa yang ditetapkan”. ujarnya singkat. (Mardin).
Editor : Din










