Karimun, Potretnusantara.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Bumil KEK dan Balita Kurus tahun 2024.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi, bertempat di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Jumat (13/9/2024).
Tampak hadir dalam kegiatan ini diantaranya Kabid Kesmas Provinsi Kepri Mardiansyah, Dokter, Ahli Gizi, Bidan, Narasumber, Kepala Sekolah, Guru-guru Pendamping, Siswa-siswi dan ibu-ibu hamil.
Kepala dinas kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mencegah Bumil dari Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anak-anak khususnya balita dengan status gizi kurang sehingga menjadi kurus.
“Kita ingin anak-anak kita terutama balita pada tahun 2045 yang akan datang menjadi generasi emas,” ujar Rachmadi.
Menurut Rachmadi, Indonesia saat ini generasinya relatif belum terlalu bagus dibanding dengan negara-negara asia lainnya.
“Singapore jelas, Malaysia jelas, Thailand, bahkan Vietnam pun agak lebih bagus daripada kita. Apalagi dibandingkan dengan negara Cina, Jepang, dan Korea kita masih banyak ketinggalan,” bebernya.
Oleh karena itu, Rachmadi menyebut saat ini program yang dilaksanakan pemerintah banyak menyentuh kepada anak-anak hingga remaja.
“Maka daripada itu kita perlukan siapkan dari sekarang, dari remaja agar remaja tidak kekurangan energi khususnya kekurangan darah. Jadi, anak-anak remaja kita berikan tablet tambah darah,” katanya.
“Remaja putri merupakan calon ibu sehingga harus dipersiapkan sejak dini dengan mempersiapkan status gizi agar tidak menjadi bumil kek dan tidak menghasilkan balita kurus,” tambahnya.
Selain itu disampaikan, pemerintah juga menjalankan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada balita kurus dan ibu hamil kurang energi kronis dalam bentuk makanan sehari-hari.
Pemberian makanan tambahan tersebut dimaksudkan sebagai upaya mencegah terjadinya balita stunting.
“Harapannya agar seluruh balita memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang baik dengan memperoleh asupan gizi yang cukup mulai dari dalam kandungan hingga balita”. pungkasnya. (Ery)
Editor : Din









