Orang Tua Siswa Harapkan Pembangunan Plafon SMAN 5 Karimun Jadi Skala Prioritas
KARIMUN, Potretnusantara.id-Orang tua Siswa-siswi kelas 10 SMA Negeri 5 Karimun yang berlokasi di Jalan Kampung Harapan, RT.1/RW.3, Harjosari, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau 29663 mengaharapkan agar Pemerintahan Propinsi Kepulauan Riau memprioritaskan pembangunan plafon sekolah tersebut.
Pembangunan ini menurut mereka sangat mendesak mengingat dampak dan resiko yang ditimbulkan khususnya saat cuaca ektrim seperti kemarau dan saat musim penghujan.
“Serba salah anak kita itu, saat panas terik salah apalagi saat kondisi hujan,”kata Barat salah satu orang tua siswa kepada potretnusantara.id. Kamis (5/9).
Dia mengatakan, menurut pengakuan anak-anak yang sedang melakukan kegiatan belajar sangat sulit untuk konsentrasi, dimana saat panas terik mereka dihadapkan dengan kondisi panas, karena seng merupakan benda yang dapat menghantarkan panas (konduktor).
Oleh karena itu, ketika seng terkena sinar matahari, panas matahari akan lebih mudah mengalir ke seng dan akhirnya seng menjadi panas.
“Kalau pengakuan anak-anak cukup panas, karena jaraknya cuman 3 atau 3,5 meter saja dari mereka. Belum lagi katanya banyak burung yang berkeliaran dan selalu mengeluarkan kotorannya sembarangan, jadi cukup terganggulan,”katanya menirukan keluhan anak-anak.
Disisi lain juga terangnya, jika memasuki musim penghujan mereka juga merasa ketakutan dan merasa tidak tenang hal ini mengingat konstruksi dari bangunan atapnya terbuat dari baja ringan.
“Jadi komplit sebenarnya ketakutan anak-anak ini, kalau musim hujan kondisinya akan ribut dengan suara hujan apalagi ada petirnya akan menambah ketakutan akan dampak tegangan yang ditimbulkan, jadi kami memohon ini menjadi pembangunan prioritas propinsi,”harapnya.
Dia mengaku bukan tidak mensyukuri adanya pembangunan sekolah di daerahnya itu, namun menurutnya tidak ada salahnya jika keluhan yang disampaikan anak-anak yang menurutnya cukup berdasar disampaikan kepada pemerintah.
“Bukan kita tidak bersyukur ya, tetapi jika dalam priode belajar satu tahun misalnya selalu dihantui kecemasan tentu ini juga berpengaruh kepada mental anak-anak kita juga, karena kalau kita amati ketenangan belajar itu sulit ditemukan karena dua musim seperti kemarau dan musim hujan pasti terjadi,”katanya menjelaskan.
Jadi kami memohon tambahnya, agar Pemerintah Propinsi Kepulauan Riau menjadikan program prioritas dalam melakukan pembangunan plafon sekolah tersebut agar tujuan belajar yang aman, nyaman dan bahagia tercapai disana.
ery










