Jakarta, Potretnusantara.id – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan di internal pemerintah tidak pernah membahas soal penundaan Pemilu 2024. Mahfud menegaskan Presiden Joko Widodo malah memerintahkan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 nanti.
Mahfud menambahkan, perintah tersebut Presiden Jokowi berikan kepada dirinya selaku Menko Polhukam; Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian; serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan.
“Memastikan Pemilu 2024 berjalan aman, lancar, tidak memboroskan anggaran, tidak terlalu lama masa kampanyenya,” ujar saat memberikan keterangan melalui akun Youtube Kemenko Polhukam RI, dikutip Senin (7/3).
Mahfud mengungkapkan, Presiden Jokowi memerintahkan supaya jarak waktu antara pemungutan suara dengan hari pelantikan pejabat-pejabat hasil Pemilu 2024 tidak terlalu lama. Hal ini dimaksudkan demi suhu politik yang naik menjelang pembentukan kabinet baru di tahun 2024 tidak berlangsung lama.
“Ini didasarkan atau disampaikan oleh Presiden (Jokowi) pada tanggal 14 September tahun 2021 di sidang kabinet terbatas,” tutur Mahfud
Mahfud juga menekankan pembahasan usulan penundaan Pemilu 2024 sampai penambahan masa jabatan presiden dan wakil presiden, baik untuk tiga periode maupun lewat perpanjangan satu atau dua tahun tidak pernah ada di pemerintah. Hal itu dia sampaikan mengingat banyak kalangan yang meminta agar dirinya menyatakan sikap terkait usulan tersebut.
“Sama sekali tidak pernah ada pembicaraan masalah penundaan pemilu dan pembahasan masa jabatan tersebut,” ungkap Mahfud.
Robert Nainggolan










