Natuna ,Potretnusantara.Id – Evi (40 ),Wanita separuh baya ini menunggu kehadiran suaminya yang tak kunjung datang sandarkan kapal nelayan ( pompong) di pelabuhan Teluk Baru, Desa Sepempang, Natuna,Kepri.
Aswat (45) akrab disapa Iewat warga Teluk baru sebagai Tekong kapal pompong muatan 6 GT (Gros Ton) keatas merupakan suami Evi yang berangkat melaut pada hari Selasa (30/11) lalu dari pelabuhan Teluk Baru.
Dengan wajah sedih, Evi melinangkan air mata menunggu kehadiran suaminya dari laut. Mulai dari hari Jumat,Evi menanti suaminya di pelabuhan Teluk Baru.
Duduk di dekat pelabuhan Teluk Baru, Evi menceritakan kegusaran hatinya, katanya,pembekalan makanan dan minyak yang dibawa suaminya tidak banyak.
” Pembekalan hanya untuk 5 hari, seharusnya hari Jumat sudah datang,tapi ini belum ada kabar” ucap Evi (4/12). Siang.
“Hanya beras 5 kilo,Indomie tak sampai satu dus,minyak pun tak banyak” tambahnya.
Lanjutnya, suaminya berangkat bersama temanya bernama Kadir (25)warga Kelanga yang hingga kini belum ada mendapat kabar berita untuk posisi kepastiannya di laut.
Ditempat yang sama,Pelabuhan Teluk Baru juga hadir Rusnawati(42) istri dari Hamdani (45) dipangil Ham merupakan tekong kapal pompong juga mengalami nasib yang sama. Hingga saat ini suaminya belum ada info.
Kata Rusnawati, suaminya (Ham) ditemani 2 orang kawannya saat pergi melaut pada hari Selasa lalu yang hingga kini belum kembali.
Sementara untuk ketersedian pembekalan makanan di pompong,Suryani, sebagai pemilik dua kapal pompong yang di Nahkodai (Tekong ) Aswat dan Bahran memiliki ketersedian untuk 10 hari.
Diketahui, informasi dari beberapa nelayan yang pulang akibat cuaca ekstrim, tinggi gelombang mencapai 4- 5 meter dengan kekuatan Angin mencapai 20 Knot.
Tiga kapal loss contak hingga saat ini masih belum dapat informasi keberadaanya. Sementara di lokasi pelabuhan Teluk Baru,para pihak keluarga sudah ramai menunggu kedatangan pompong.
kalit









