BATAM, Potretnusantara.id-Silaturahmi dalam lingkungan warga dalam membangun silaturahmi untuk menciptakan kerukunan antar warga dilingkungan pemukiman adalah salah satu bentuk cinta air. Hal ini disampaikan Anggota MPR RI, Haripinto Tanuwidjaja dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Gedung Serba Guna STM Dos Roha Bengkong Asrama, Blok B4, No 1, RT 02 RW 10, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam bersama kurang lebih 150 peserta dari Organisasi Serikat Tolong Menolong ( STM) Dos Roha Bengkong Asrama RW 10, Sabtu (15/06).
Tinjak salah satu peserta memberikan pertanyaan, sebenarnya apa pentingnya Empat Pilar tersebut dalam lingkungan masyarakat. Dimana kita ketahui hidup adalah masing-masing?
Dalam kesempatan ini Haripinto memberikan penjelasan, Empat Pilar Kebangsaan adalah pondasi kuat yang harus diperhatikan dan harus tetap dipertahankan sehingga tetap kokoh sebagai peyangga (soko guru) sehingga rakyat Indonesia mampu menciptakan kenyamanan, ketentraman yang tentu menjadikan hal tersebut sebagai benteng dari segala tantangan yang terjadi.
“Tentu sangat penting, dimana ketika masyarakat dalam lingkungan yang mendasar yaitu dalam lingkungan warga memiliki situasi yang aman, toleransi, hidup dalam gotong royong tentu ini menjadi modal kuat bagi bangsa kita ini yaitu bangsa Indonesia. Dengan kerukunan yang tercipta seperti ini tentu akan sulit kita di pecah belah,”kata Haripinto menjelaskan.



Dikatakan, kerukunan adalah merupakan salah satu kekuatan yang sangat besar dalam sebuah bangsa, untuk itu pentingnya sebuah kerukunan dan paersatuan melalui kegiatan-kegiatan sosial yang salah satunya seperti kegiatan gotong-royong dengan demikian antar warga akan saling memahami dan menerima perbedaan satu samalainnya.
Ny Lumbangaol juga meminta penjelasan tentang bagaimana masyarakat mampu berperan dalam membangun Empat Pilar Kebangsaan tersebut dalam lingkungan masyarakat?
Haripinto kembali menjelaskan, peran dalam membangun Empat Pilar Kebangsaan dalam lingkungan masyarakat misalnya dalah menghormati keberagaman, jangan menyebar berita berita bohong (hoax), peduli terhadap masalah sosial dan selalu menjalin silaturahmi yang baik.
“Sebenarnya cukup banyak ya, salah satu yang sangat penting adalah tidak menyebarkan berita-berita bohong. Ini sangat berbahaya, apalagi saat ini media sosial yang begitu terbuka, nah jangan mudah terpancing dan jangan mempercai sebuah informasi yang belum tentu kebenarannya. Mari kita jaga bangsa ini dari pemberitaan bohong,”kata Haripinto Tanuwidjaja.
Pantauan dilapangan, peserta mengakui sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini sangat perlu terus dilakukan agar masyarakat tetap teredukasi untuk tetap cinta bangsa Indonesia, karena dengan adanya persatuan dan kesatuan dalam masyarakat akan mempersulit masuknya kelompok-kelompok yang akan memecah belah bangsa Indonesia.
nd










