Karimun, Potretnusantara.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun bekerjasama dengan Politeknik Pelayaran Banten menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat Basic Safety Training – Kapal Layar Motor (BST-KLM) dan SKK 60 mil bagi operator kapal tradisional.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, bertempat di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Senin, (08/07/2024).
Kegiatan pembukaan diklat tersebut dihadiri oleh Forkopimda, Kepala OPD, para Narasumber, peserta, serta tamu undangan lainnya.
Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun Capt Supendi mengatakan diklat ini berlangsung dari tanggal 8 Juli hingga 13 Juli 2024 dan diikuti sebanyak 144 orang peserta yang berasal dari pulau Karimun dan sekitarnya.
“Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama dengan Politeknik Pelayaran Banten serta dukungan dari pihak pemerintah dan diberikan gratis,” ujar Supendi.
Supendi menjelaskan diklat ini bertujuan untuk memberikan pelajaran, pengetahuan dan keterampilan bagi para nelayan agar mereka memiliki pengetahuan dan wawasan mengenai keselamatan dilaut.
“Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini diantaranya bagaimana cara bertahan hidup dilaut, cara menyelamatkan diri apabila terjadi musibah dilaut dan bagaimana cara memadamkan api apabila ada kapalnya yang terbakar,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan pada bulan September 2024 mendatang, pihaknya telah mengajukan permohonan DPM dengan jumlah kuota sebanyak 150 orang. Menurutnya, ada tiga jenis Diklat dan sertifikat yang akan diberikan meliputi Basic Safety Training (BST) Kapal Niaga, Advance Fire Fighting (AFF) dan Security Awareness Training (SAT).
Supendi mengaku sudah mengirimkan surat kepada Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta dan Politeknik Pelayaran Padang untuk pelaksanaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) tersebut.
“Mudah-mudahan kegiatan itu nanti bisa terealisasi, mohon doanya dan semuanya itu gratis,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim menyampaikan Diklat yang diselanggarakan tersebut menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya para nelayan di Karimun.
“Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan nantinya para peserta Diklat dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan juga wawasan sehingga mereka lebih siap didalam mencari rezeki di laut”. Kata Anwar Hasyim. (Ery).
Editor : Din










