PALAS, Potretnusantara.id – BBM jenis Solar langka di SPBU Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas (Palas), puluhan mobil yang mengantri akibatkan kemacetan sehingga membuat resah masyarakat dan pengguna jalan. Rabu (22/3)
Akibat Antrian panjang mobil yang hendak mengisi BBM solar di SPBU yang berlokasi di Simpang 4 Sibuhuan Kecamatan Barumun tepatnya jalan lintas Sumatera penghubung Sibuhuan Sumut ke Provinsi Riau ini juga menambah keresahan pengguna jalan.
“Solar tidak ada di SPBU, sementara mereka (mobil yang hendak mengisi BBM) terus menambah antrian hingga menimbulkan kemacetan, saya kuatir ini dapat menimbulkan gejolak, ” keluh M Yunus Siregar warga Sibuhuan.
Yunus menambahkan, agar kelangkaan solar di SPBU tidak terjadi, hendaknya pihak Pertamina menambah pasokan solar di tiap SPBU yang ada di Sibuhuan, kelangkaan solar berimbas terhadap kemacetan dan membuat resah warga dan penggunaan jalan.
“Pertamina harus menambah pasokan solar di tiap SPBU yang ada di Sibuhuan, sehingga solar bisa terbagi ke masyarakat dan tidak menimbulkan pertikaian akibat kelangkaan solar ini,” imbuh Yunus.
Pihak pengelola SPBU di lokasi tersebut saat ditanyakan apa penyebab kosongnya BBM jenis Solar mengatakan pasokan solar di SPBU belum bisa memenuhi kebutuhan.
“Pasokan solar kita belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, tak jarang saat solar tiba di SPBU menimbulkan kehebohan di masyarakat, mereka datang berbondong kemari, saat kehabisan solar menjadi konflik di mereka,” terang Hemat Luhut pengelola SPBU di Sibuhuan.
Hasil pengamatan PotretNusantara.id di lokasi SPBU sekira pukul 09.00 wib, tampak pihak Dinas Perhubungan Palas sibuk mengatur lalu lintas antrian panjang mobil menimbulkan kemacetan di simpang 4 jalan penghubung Palas-Riau.
Robert Nainggolan










