Karimun, Potretnusantara.id – Baliho Calon Bupati Karimun dan Wakil Bupati Karimun, H. Bakti Lubis dan H. Raja Bakhtiar (BaRa) paslon nomor urut 3 dirusak oleh orang tak dikenal (OTK).
Aksi perusakan itu terekam dalam CCTV, pelaku melancarkan aksinya pada malam hari dengan menggunakan sepeda motor. Diduga pelaku memang khusus merusak baliho milik pasangan calon nomor urut 3 itu.
Tidak hanya 1 (satu) tetapi 18 (delapan belas) baliho berukuran 2 m x 1,5 m di Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun dirusak orang tak bertanggungjawab, pada Minggu, 20 Oktober 2024 lalu. Upaya perusakan itu diduga dilakukan secara terstruktur dan masif melihat banyaknya jumlah baliho yang dirusak. Aksi ini diduga dilakukan dua orang.
Terkait hal itu, Ketua DPC PROJO Karimun Wisnu Hidayatullah menanggapi dengan serius. PROJO sebagai relawan yang mendukung penuh pasangan calon H. Bakti Lubis dan H. Raja Bakhtiar (BaRa) nomor urut 3 dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Karimun, akan mengawal pemeriksaan yang dilakukan aparat terkait Panwascam, Bawaslu, Gakkumdu dan Aparat Kepolisian Kabupaten Karimun.
“PROJO akan kawal aparat terkait melakukan pemeriksaan dan pengusutan hingga tuntas, agar pelaku bisa ditindak secara hukum,” kata Wisnu kepada media Potretnusantara.id, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp. Selasa (22/10/2024).
Menurut Wisnu, kejadian ini bukan pertama kali terjadi, pengrusakan alat peraga kampanye brupa baliho milik paslon BARA nomor urut 3 sudah beberapa kali hilang tak berbekas. Sebelumnya di Pulau Karimun Besar, Baliho berukuran 4 x 6 paslon H. Bakti Lubis dan H. Raja Bakhtiar (BaRa) di Kawasan Coastal Area juga hilang tak berbekas.
“Melihat fenomena yang terjadi, bisa di yakini bahwa pengrusakan dan pencurian baliho ini dilakukan secara masif dan terstruktur dan pasti ada yang memerintahkan,” ungkapnya.
Masih kata dia, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, H. Bakti Lubis dan H. Raja Bakhtiar dengan hati yang tulus sudah memberikan saran kepada tim agar memaafkan pelaku yang khilaf, dan segera kembali memasang dan memperbaiki baliho tersebut.
“Paslon kami memang berhati tulus, masih mau memaafkan, hanya saja PROJO mengingatkan agar masyarakat dapat mengikuti pesta demokrasi dengan aman, damai dan jaga kondusifitas Kabupaten Karimun, paslon kami hanya memBARA jangan buat kami MENYALA”, tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Karimun dari Fraksi Hanura yang juga Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Hanura Kecamatan Kundur, H Joko Warsilo mengatakan aksi tidak pantas itu baru diketahui pada Minggu pagi.
“Kita baru ketahui kejadiannya pagi minggu. Kerusakan cukup fatal, karena hampir semua yang dirusak tidak bisa digunakan lagi”. kata Joko singkat. (Ery).
Editor : Din










