LINGGA, Potretnusantara.id – Peredaran Narkoba di Kabupaten Lingga, semakin meluas , hal ini perlu kepedulian semua pihak untuk dapat untuk dapat mencegah masuknya barang haram tersebut ke wilayah lingga.
Hal ini terbukti, dalam kurun waktu setahun, sudah dua pegawai terkait pemerintahan, termasuk kepala desa, dan bahkan honorer terlibat dalam kasus narkoba yang merusak citra daerah tersebut.
Kejadian memalukan ini telah menjadi pukulan keras bagi Bupati Lingga, yang pada rapat koordinasi Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) dengan tegas menyatakan komitmennya untuk menindak tegas pengguna narkoba di Kabupaten Lingga.
Penggerebekan tersebut mengungkapkan fakta yang mengejutkan, di mana oknum polisi, kepala desa, pegawai negeri sipil (PNS), dan bahkan seorang wiraswasta tertangkap sedang mengkonsumsi narkoba. Pada bulan September 2023, polisi sekali lagi melakukan penangkapan terhadap tiga individu terlibat dalam kasus narkoba. Salah satunya adalah seorang pegawai negeri, sementara yang lainnya adalah seorang honorer yang bekerja di Pemerintah Kabupaten Lingga.
Kejadian ini semakin mengukuhkan bahwa narkoba telah merambah jajaran pemerintahan Kabupaten Lingga.
Ardiansyah, seorang aktivis dari Gerakan Anti Narkoba (Granat), mengecam tindakan ini dan menyatakan keprihatinannya atas dampak buruknya terhadap generasi muda Lingga.
“Ini sangat mengerikan, karena pelaku adalah teladan bagi masyarakat. Bupati tidak hanya perlu mengeluarkan pernyataan, tetapi juga harus mengambil tindakan konkret untuk memberantas narkoba di kalangan pegawai pemerintah,” katanya, Kamis (28/09/2023).
Ardiansyah juga menekankan tanggung jawab anggota DPRD Kabupaten Lingga untuk mengesahkan aturan yang lebih ketat guna mencegah peredaran barang-barang terlarang di daerah ini.
“Lingga, meskipun bukan kota besar seperti Batam atau Tanjungpinang, harus lebih ketat dalam pengawasan narkoba, terutama di kalangan yang memiliki pendidikan dan jabatan di daerah ini,” tandasnya.
Skandal narkoba ini telah mengejutkan masyarakat Kabupaten Lingga dan menuntut langkah-langkah serius dari pemerintah daerah untuk menangani peredaran narkoba yang semakin meresahkan.
“Kami selaku putra daerah yang ada di luar lingga, sangat perihatin dengan pemberitaan terkait narkotika yang sudah merambah ke PNS , tolong Bupati Lingga tegas dalam masalah ini”. tegasnya. (Resky/tbn)
Editor : RD










