Potretnusantara.id,Natuna – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan Kapolres Natuna. Melihat tumpukan sampah yang meluber hingga ke badan jalan di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pering, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kapolres Natuna langsung mengambil langkah cepat dan tegas.
Jalan lintas pering yang berstatus aset propinsi Kepri merupakan akses jalan utama dari pelabuhan Penagi menuju kota Ranai. Pemandangan yang sebelumnya tampak berserakan sampah di pinggir jalan kini Semakin indah berkat sentuhan inisiatif dari Polres Natuna
Tak hanya memberi instruksi, Kapolres Natuna mengerahkan alat berat jenis beko untuk membersihkan sampah yang telah lama menumpuk. Langkah ini dilakukan demi mengembalikan fungsi TPS serta menjaga kebersihan dan kenyamanan jalan utama di Kota Ranai.
Kapolres Natuna menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
“Sampah yang dibiarkan menumpuk bisa menjadi sumber penyakit dan mengganggu kenyamanan masyarakat. Ini harus kita tangani bersama, dan penanganannya harus tegas serta berkelanjutan,” tegas Kapolres Natuna.(10/1)
Dalam kegiatan pembersihan tersebut, personel Polres Natuna bersama unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna tampak bahu-membahu membersihkan lokasi TPS.
Di sela kegiatan, Brigadir Ozzy Agus Syahputra menyampaikan imbauan keras kepada masyarakat dan para pengusaha angkutan sampah terkait aturan penggunaan TPS Pering.
Ia menegaskan bahwa TPS Pering hanya diperuntukkan bagi sampah rumah tangga.
DILARANG KERAS kendaraan pick up, lori, maupun truk membuang sampah di TPS tersebut.
Kendaraan angkutan tersebut WAJIB langsung membuang sampah ke TPA Sebayar sesuai ketentuan yang berlaku.
Imbauan ini disampaikan untuk mencegah kembali terjadinya penumpukan sampah akibat pembuangan yang tidak sesuai aturan.
Apresiasi atas gerakan Kapolres Natuna datang dari Camat Bunguran Timur, Syurparman, S.E., M.M. Ia menyebut langkah Kapolres sebagai contoh nyata kepemimpinan yang responsif terhadap persoalan lingkungan.
“Saya atas nama Camat Bunguran Timur mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres Natuna yang berinisiatif membersihkan sampah di TPS Pering, khususnya wilayah Kelurahan Bandarsyah,” ujarnya.(10/7)
Menurutnya, aksi tersebut menjadi pesan kuat bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Lingkungan yang bersih tentu menciptakan kehidupan yang sehat dan menjauhkan masyarakat dari berbagai penyakit,” tambahnya.
Camat Bunguran Timur juga menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta seluruh kelurahan untuk terus mengampanyekan kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Ia mengaku rutin melakukan patroli bulanan guna memantau kondisi TPS serta kebersihan di sepanjang jalan protokol Kota Ranai.
Tak hanya itu, ia juga mendorong Dinas Lingkungan Hidup agar meningkatkan intensitas pengangkutan sampah, khususnya pada pagi dan sore hari.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Natuna, Poler Sirait, memastikan pihaknya siap mendukung penuh upaya penataan dan pembersihan sampah di wilayah Natuna.
“Kami siap melakukan pembersihan dan akan menempatkan kontainer atau tangki sampah di beberapa titik sesuai usulan dari kecamatan dan kelurahan di Kota Ranai,” jelasnya.
DLH juga berupaya meningkatkan intensitas kerja petugas kebersihan serta optimalisasi armada truk pengangkut sampah.
Lurah Bandarsyah Ervan Hamdani, S.E.,
menegaskan bahwa aturan terkait TPS Pering telah disosialisasikan berulang kali kepada masyarakat.
“Kita ingin masyarakat kita sadar akan membuang sampah dengan baik dan benar” ucapnya (10/1)
Mereka menjelaskan bahwa sesuai ketentuan DLH, kendaraan pengangkut seperti tosa, pick up, dan lori tidak diperbolehkan membuang sampah ke TPS, melainkan harus langsung ke TPA Sebayar.
Sekretaris Lurah Haryadi S, S.E juga katakan TPS hanya digunakan untuk sampah rumah tangga yang dibuang menggunakan kantong atau ember.
Aksi bersih sampah yang diinisiasi Kapolres Natuna ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama dalam membangun kesadaran masyarakat Natuna akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.(Kalit)









