LINGGA, Potretnusantara.id – Tim Gabungan berhasil mengevakuasi empat warga negara asing (WNA) asal Kanada saat kapal Yacht Gintana mengalami kerusakan mesin di perairan Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan Kabupaten Lingga , Provinsi Kepri, Rabu,(2/2/2022).
Empat korban adalah Gruening Jeremy Graham Benjamin, Gruening Tasha Adina, Gruening Tefarah Amnika dan Gruening Seneika Jada.
“Korban dalam keadaan selamat dan aman dievakuasi menggunakan Sea Rider milik Lanal Dabo menuju Mako Lanal Dabo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Slamet Riyadi.
Riyadi menjelaskan, kapal Yacth Gintana berangkat dari Port Dickson Malaysia menuju Bativia Jakarta. Namun, dalam perjalanan kapal mengalami kerusakan mesin.
“Mesin masuk air, kondisi hidup tapi tidak bertenaga,” katanya.
Setelah dilakukan usaha perbaikan kapal tidak sanggup berjalan. Jeremy mencoba mencari pulau teredekat dikarenakan air posisi pasang surut dan ditemukan oleh nelayan Pulau Lalang.
“Sebelum dievakuasi ke Lanal Dabo, empat orang wisatawan asing itu sebelumnya berada di rumah warga setempat,” katanya.
Untuk kapal Yacht direncanakan akan di Tarik menggunakan Tug Boat.
Ada pun data kapal nama Gitana, jenis Sailing Yacht, tahun 1979, Vall Sing 9MDT, GY 9, ukuran : 56 Kaki, bahan FiberGlass, mesin BHP Of Main 59.66 (1) satu.
Danlanal Dabo Singkep, Letkol (P) Didik Hermawan, saat ditemui di Makolanal Dabo Singkep mengatakan kalau sebelumnya Jeremy beserta keluarganya yang bertolak dari Malaysia akan ke Jakarta dengan menggunakan yacht.
“Bapak Jeremy ini datang dari Kanada ke Malaysia dengan menggunakan pesawat, rencananya ke Malaysia. Kemudian dari Malaysia rencananya ke Jakarta. Dalam perjalanan dengan menggunakan kapal jenis yacht, kehabisan bahan bakar dan mengalami kerusakan mesin,” kata Danlanal Dabo.
Letkol (P) Didik Hermawan juga menambahkan kalau yacht buatan tahun 1979 dengan ukuran 56 kaki yang bertolak dari dari Port Dickson Malaysia menuju Jakarta sekitar pukul 15.00 WIB tersebut saat ini sedang menunggu perbaikan dan pengisian bahan bakar.
Kita tadi juga telah melakukan evakuasi dengan teman-teman dari KKP, Imigrasi, Basarnas, dan Polairud. Sekarang kapalnya berada di sebelah Selatan Pulau Lalang yang sebelumnya telah diamankan oleh warga dan Pos AL di sana sambil menunggu perbaikan dan pengisian bahan bakar,” jelas Letkol (P) Didik Hermawan.
Untuk sementara ini, Jeremy beserta keluarganya ditempatkan di Lanal Dabo Singkep.
“Jeremy beserta keluarga akan kita tempatkan di Lanal Dabo. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi terkait dengan identitasnya dan tinggal sementara di Dabo Singkep ini,” kata Danlanal Dabo Singkep, Letkol (P) Didik Hermawan.
jamariken tambunan










