KARIMUN, Potretnusantara.id-Anggota Dewan Perawakilan Daerah (DPD) RI / MPR RI dari Kepulauan Riau, Haripinto Tanuwidjaja melakukan kegiatan acara penyerapan aspirasi bersama masyarakat Kabupaten Karimun, Senin (3/7). Berbagai aspirasi masyarakat disampaiakan, dan secara khusus para pemilik angkutan laut antar pulau yang mengharapkan pihak Pertamina menyetujui pengadaan SPBU Pesisir Kompak di wilayah Karimun.
Mereka menilai, SPBU Pesisir Kompak dalam kategori paling sederhana khususnya bagi kapal-kapal antar pulau merupakan persoalan serius dan perlu diatasi, dimana selama ini pemilik kapal antar pulau menggunakan BBM dari SPBU Poros yang sangat rentan dengan berbagai resiko fatal, belum lagi dengan penambahan biaya-biaya pengangkutan.
Edy salah satu pihak swasta di Kabupaten Karimun mengatakan, pihaknya pernah mengajukan pengadaan tersebut ke pihak Pertamina pusat. Pengajuan dikatakan sebelumnya telah mendapat dukungan dari pihak pemerintah daerah dan dinas perhubungan namun hingga saat ini pihak Pertamina belum memberikan jawaban.

“Ini sangat penting sekali, mengingat tingginya resiko bagi pemilik kapal saat melakukan pengisian BBM ke kapal. Dimana selama ini pengisiaannya menggunakan jerigen atau drum, kondisi ini sangat beresiko bagi keselamatan,”kata Edy menyampaikan masukan kepada Anggota Dewan Perawakilan Daerah (DPD) RI / MPR RI dari Kepulauan Riau, Haripinto Tanuwidjaja.
Edy menambahkan, ada cukup banyak kapal setiap harinya yang melakukan operasional dalam melayani pengangkutan antar pulau maupun antar kota dari pelabuhan KPK di Karimun. Diperkirakan setiap hari seluruh kapal yang melakukan operasinya membutuhkan BBM sekitar 12 hingga 15 KL setiap harinya.
“Persoalan ini dulu sudah pernah ditawarkan ke pihak Perusda tapi katanya tidak sanggup,”paparnya
Dia berharap Anggota Dewan Perawakilan Daerah (DPD) RI / MPR RI dari Kepulauan Riau, Haripinto Tanuwidjaja dapat memperjuangkan persoalan tersebut. Edy mengatakan pengadaan SPBU Pesisir sangat membantu baik dari keamanan (safety), biaya maupun lingkungan.
“Kehadiran kita disini untuk membantu masyarakat dan mudah-mudahan ini bisa terwujud. Makanya saat ini kita minta bantuan kepada Pak Haripinto selaku Anggota Dewan Perawakilan Daerah (DPD) RI / MPR RI dari Kepulauan Riau untuk membantu kita,”harapnya.

Dalam kesempatan ini, Anggota Dewan Perawakilan Daerah (DPD) RI / MPR RI dari Kepulauan Riau, Haripinto Tanuwidjaja langsung meninjau rencana lokasi tempat pengadaan SPBU Pesisir Kompak dalam kategori paling sederhana di wilayah Kolong, Kecamatan Karimun.
“Tadi juga disampaikan, bahwa rencana tempat SPBU Pesisir Kompak dibenarkan secara aturan. Jadi kita akan dorong ke Pertamina agar ini cepat dilaksanakan,”katanya mengawali.
Ditambahkan, pengadaan SPBU Pesisir Kompak menurutnya sangat tepat mengingat berbagai faktor-faktor keselamatan. Disamping itu juga, faktor biaya operasional yang nantinya semakin murah dan tentu berpengaruh dengan kebijakan-kebijakan terkait biaya perongkosan.
“Jadi memang ini sudah sangat wajar diadakan, tempatnya juga jauh dari pemukiman dan jarak tempuh dari pelabuhan hanya memakan waktu sekira 4 sampai 5 menit saja. Jadi ini harus kita dorong,”janjinya.
Dari data yang dihimpun, selama ini para pemilik kapal melakukan pengisian menggunakan jerigen maupun drum berpindah-pindah. Pengisiannya juga dilakukan diantara pemukimakan masyarakat, dan tidak sedirikit melakukan pengisian di pelantar-pelantar pemukiman sehingga dinilai sangat beresiko bagi keselamatan.
ernishutabarat











Discussion about this post