ASAHAN, Potretnusantara.id – Eka Wahyudi, SH terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Putra-Putri Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) Kecamatan Pulau Rakyat Periode 2023-2025.
Musyawarah Cabang (Muscab) Pujakesuma Kecamatan Pulau Rakyat tersebut dilaksanakan di rumah Untung, di Dusun III Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Senin (24/01/22).
Ketua Demisioner DPC PKB Pujakesuma Kecamatan Pulau Rakyat, Untung dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf bila selama dirinya memimpin Pujakesuma di Kecamatan Pulau Rakyat terdapat kekurangan. Ia juga berharap siapapun yang terpilih nantinya sebagai ketua DPC agar bisa membenahi Pujakesuma kedepan dapat lebih maju dan lebih baik lagi.
Muscab dibuka secara resmi oleh Wakil Bendahara DPD PKB Pujakesuma Kabupaten Asahan, Saiman Sunda, dihadiri Wakil Ketua DPD, Iswanto, Sekjen DPD, Sumatri, SH, pengurus DPC PKB Pujakesuma Kecamatan Aek Songsongan, Pengurus DPC PKB Pujakesuma Kecamatan Pulau Rakyat dan peserta Muscab.
Setelah dibuka pendaftaran Calon oleh ketua panitia, Muktar, terdapat dua orang peserta maju sebagai kandidat ketua DPC PKB Pujakesuma Kecamatan Pulau Rakyat periode 2022-2025, yakni Eka Wahyudi, SH dan Untung. Kedua calon tersebut mempunyai lantar belakang yang berbeda, Eka Wahyudi, SH merupakan Kepala Desa Mekar Sari, sedang Untung mantan Kepala Desa Tunggul 45 juga mantan ketua DPC PKB Pujakesuma Kecamatan Pulau Rakyat periode 2019-2022.
Pemilihan dilakukan secara tertutup, sedangkan yang memberikan hak suara sebanyak 7 orang terdiri dari 3 unsur Dewan Pimpinan Ranting, 3 unsur dari DPC dan 1 unsur dari DPD.
Setelah dilakukan pemilihan dengan menuliskan nama calon secara tertutup pada perhitungan suara ternyata Eka Wahyudi, SH perolehan 6 suara, sedangkan Untung tidak memperoleh suara (0) dan 1 suara batal.
Eka Wahyudi, SH dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi paguyupan “Wong Jowo” ini.
Dalam visi misinya Eka bertekad untuk
mengembangkan seni budaya kuda kepang, karena kesenian Kuda Kepang ini merupakan salah satu kesenian asli tradisional Indonesia yang perlu dipertahankan kelestariannya.
Menurut Eka Kesenian Kuda Kepang di Desa Melar Sari saat ini sedang dikembangkannya akan diberikan bantuan melalui alokasi dana desa.
“Kesenian Kuda Kepang dapat menambah pemasukan ekonomi bagi pekerja seni, juga menyerap cukup banyak pekerja seni khususnya seni Kuda Kepang sehingga secara tidak langsung membantu program pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran,” tandas Eka.
Sementara itu Sekjen DPD PKB Pujakesuma Kabupaten Asahan, Sumantri, SH menyambut positif visi misi yang akan dilakukan ketua terpilih Eka Wahyudi untuk mengembangkan kesenian Kuda Kepang di Kecamatan Pulau Rakyat.
“Kami juga di DPD PKB Pujakesuma Kabupaten Asahan membuka konsultasi hukum kepada semua anggota Pujakesuma yang mempunyai persoalan hukum,” ungkap Sumatri.
Paimin










