KARIMUN, Potretnusantara.id-Danny Subari, Ketua Gerakan Menjaga Marwah (GAMAWA) Kabupaten Karimun menanggapi bijak adanya komentar pada Facebook (FB) terkait kegiatan bantuan sembako kepada masyarakat Kabupaten Karimun.
Dalam komentar postingan FB tersebut, AMS menuliskan “Tak perlu bangga bagi-bagi sembako kayak gituan harus di foto sebar luaskan disosmed mereka yang menerima ada rasa malu difoto di sebar luaskan di sosmed apa yang kalian kasih itu tidak berkah dimata ALLAH dan melainkan kalian ingin ngetren di sosmed berbagilah tanpa di ketahui siapapun kecuali Allah, ingat kalian itu Islam,”
Menyikapi komentar ini, Danny Subari meminta agar bijak dalam menggunakan media sosial sehingga tidak menyinggung perasaan para pihak maupun kelompok tertentu.
“Kita hanya menyampaikan amanah dari hamba Allah atau donatur, setidaknya kita publikasikan bukan berarti riak atau pingin ngetren melainkan menyampaikan amanah bahwa benar amanah tersebut telah kita bagikan,”jelas Danny. Selasa (18/5).
Denny berpesan, hendaknya dalam menggunakan komentar dimedia sosial yang notabene dapat dilihat oleh siapa saja untuk lebih waspada sebelum memberikan komentar maupun status. Dikatakan, tidak sedikit masyarakat yeng berurusan dengan pihak kepolisian bahkan hingga masuk penjara karena tulisan komentar maupun status pada FB kerena menyinggung dan merugikan pihak lain.
“Dengan ini saya berharap agar tidak ada lagi bagi penguna media sosial menyinggung satu sama lain yang membuat orang lain tersinggung dengan komentar kita dan dalam Islam kita memberikan bantuan boleh secara terang-terangan dan boleh secarasembunyi-sembunyi,”ujarnya.
Dari hasil pantauan, setelah melakukan hal tersebut pengguna media sosial Facebook AMS mengucapkan kata maaf “Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas komen saya di grup yang membawa nama Islam, saya tidak sadar bahwa komentar saya di GAMAWA sudah buat kecewa dan sakit hati di GAMAWA,”tulisnya.
Menanggapi perihal permohonan maaf tersebut, Danny Subari, Ketua Gerakan Menjaga Marwah (GAMAWA) Kabupaten Karimun kembali menunjukkan sikap yang mengayomi, Dia menyambut baik niat baik yang disampaikan AMS secara terbuka, dia mengatakan sebagai umat harus saling terima maaf demi kebaikan dan kebersamaan.
“Atas nama Pendiri sekaligus ketua umum GAMAWA Kabupaten Karimun, Kepri sudah memafkannya, begitu juga dengan ketua PAC GAMAWA Se-Kabupaten Karimun. Insya’ Allah, dengan permohonan maaf yang kita sadar dan tanpa ada paksaan pun sudah cukup bagi kami, semoga ini jadi pelajaran dan pembelajaran untuk kita semua dalam bermedsos, agar tidak terjerat dengan UU ITE,”pesannya.
Putri










