BATAM, Potretnusantara.id-Distribusi Gas 3 Kilo Gram di Kota Batam peredarannya belum normal, masyarakat masih banyak kelimpungan untuk mencari gas 3 kilo gram tersebut.
Bahkan dilapangan, menurut pengakuan warga harga 3 Kilo Gram tersebut sudah melampaui HET. Walaupun harga naik, namun 3 Kilo Gram tersebut masih sulit untuk didapatkan.
“Ada beberapa lokasi yang harganya sudah naik,”kata Ali warga sekitaran Batam Center ini. Senin (16/9).
Dia mengatakan, saat ini dirinya sedang libur bekerja dan rencananya akan mengajak anak-anak untuk menikmati hari libu. Namun dirumah istrinya gelisah dikarenakan gas dirumahnya habis.
“Saya coba-coba keliling untuk mencari gas, kasian istri dirumah sudah gelisah. Maklumlah bang, kalau gas ini habis,”katanya.
Dia mengakui dan memahami sikap istrinya yang cenderung gelisah saat stok gas dirumahnya tidak ada.
“Tentukan ada dana-dana tak terduga, misalnya jadi membeli lauk atau ikan yang masak tentu ini berdampak besar terhadap keuangan, apalagi seperti kami ini cuman bekerja di perusahaan,”jelasnya.
Demikian juga keluhan Iin, ibu rumah tangga ini mengharapkan keseriusan pemerintah dalam melakukan penyelesaian kelangkaan gas saat ini. Dia berharap semua pihak yang berkaitan dengan masalah gas secara bersama melakukan tindakan cepat dan tanggap.
“Kita berharap ini tidak berlarut-larut, pemerintah harus turun ke lapangan, kasian masyarakat,”keluhnya.
Pantauan dilapangan, masyarakat masih banyak melakukan pencarian gas tersebut, kalaupun ada masyarakat harus antri hingga berjam-jam.
nando










