NATUNA, Potretnusantara.id– Dandim 0318/Natuna Letkol (Arm) Asep Ridwan memantau lahan pembangunan Markas Koramil Bunguran Utara di Desa Kelarik, Minggu 7/2). Pembangunan markas satuan teritorial tingkat kecamatan itu, salah satu bentuk keseriusan TNI Angkatan Darat dalam menjaga pertahanan dan keamanan kabupaten ditengah negara Asean ini.
“TNI Angkatan Darat berencana membangun Markas Koramil Bunguran Utara di Desa Kelarik. Ada dua lokasi kita pantau. Hasil pantauan, akan kita teruskan ke Komando atas,”kata Asep saat meninjau lokasi pembangunan.
Dengan hadirnya Koramil di Kecamatan Bunguran Utara, sekitar 70 kilometer dari Kota Ranai, Ibukota Kabupaten Natuna, sambungnya, semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Karena Koramil merupakan ujung tombak Kodim ditingkat kecamatan demi menyelenggarakan pembinaan teritorial.
“Pembinaan teritorial atau Binter mempunyai berbagai macam kegiatan. Seperti pembinaaan kesadaran masyarakat berbangsa dan bernegara, bela negara, cinta Tanah Air, Bhakti TNI dan lainnya,”terang Perwira TNI Angkatan Darat melati dua emas itu.
Dari data yang dihimpun, dua lokasi dipantau punya plus minus. Lokasi pertama, dekat dengan ibukota kecamatan, tapi lahannya dikelilingi sungai kecil. Sehingga perlu membuat jembatan penghubung.
Sedangkan lokasi kedua, sangat strategis. Jalan tanah akan segera dibangun hotmix dan telah terbangun infrastruktur listrik PLN. Namun jarak lokasi enam kilometer dari ibukota kecamatan.
“Lokasi pertama, telah lama kita laporkan ke Komando atas, dan lahan kedua ini, akan kita laporkan kembali. Nanti kita akan pilih lokasi terbaik bakal dibangun Markas Koramil Bunguran Utara,”kata Asep.
Sementara itu, Tokoh Pemuda Kelarik, Imran saat ditemui di lokasi lahan berharap Mabes TNI Angkatan Darat melalui Dandim 0318/Natuna segera membangun Markas Koramil Bunguran Utara didesanya. Agar desa paling ujung Kota Ranai ini semakin cepat berkembang.
“Kelarik, salah satu ibukota Kecamatan di Natuna yang pembangunannya sedikit terlambat dari ibukota Kecamatan lain. Padahal ibukota Kecamatan ini, masih satu tanah dengan Kota Ranai,” kata Imran.
Oleh karena ingin desanya cepat maju, ia ikhlas hibah dua lahannya dibangun Markas Koramil Bunguran Utara. Tinggal Dandim 0318/Natuna menentukan pilihan, lahan mana sesuai dibangun.
“Dua lahan hibah, masing-masing seluas 1 hektar punya plus minusnya. Terserah Pak Dandim pilih salah satu lahan, agar segera terbangun Markas Koramil Bunguran Utara,”ungkap Imran.
Kalit










