BATAM, Potretnusantara.id-Persoalan banjir perlu disikapi secara bersama oleh masyarakat dan pemerintah daerah, persoalan banjir tidak relevan jika hanya dititik beratkan kepad pemerintah.
Untuk itu sangat perlu dilakukan kegiatan sosial di masyarakat secara bersama seperti halnya melakukan gotong roryong di tingkat lingkungan masyarakat sehingga persoalan banjir sedikit demi sedikit dapat dicegah dengan baik.
Sebagai contoh, Pemerintah Kota Batam mencoba melakukan gerakan gotong royong pada dua titik di ota Batam yaitu di daerah Happy Garden, Kecamatan Lubuk Baja dan di Bundaran Tuah Madani, Simpang Seruni, dan Simpang Vihara di wilayah Batam Kota.
Dalam kegiatan ini, Pemerintahan Kota Batam melibatkan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam bergerak melakukan pembersihan drainase drainase yang ada diwilayah tersebut.
“Dengan kesadaran bergotong royong, mulai dari rumah masing-masing, kita bisa mengatasi permasalahan sampah yang menjadi penyebab utama banjir. Jika kita konsisten menjaga kebersihan lingkungan, insyaAllah banjir bisa kita atasi,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. saat meninjau langsung kegiatan tersebut. JUmat (18/10).
Dia mengharapkan kerjasama semua pihak khususnya seluruh masyarakat agar menggerakkan program gotong-ronyong secara bersama, hal tersebut juga dapat mengembangkan rasa silaturahmi antar warga.
“Mamfaatnya tentu untuk kita semua, mari kita atasi persoalan ini secara bersama,”ajaknya.
Dia juga menekankan kepada seluruh petugas kebersiahan untuk tetap melakukan pengangkuta sampah yang sudah terkumpul, jangan ada pembiaran sehingga tidak menimbulkan masalah baru lagi.
“Sampah yang dikumpulkan harus langsung diangkut. Jangan sampai menimbulkan masalah baru di masyarakat,” tambahnya.
nando










