MEDAN, Potretnusantara.id – Infrastruktur yang baik didukung Drainase yang baik pula dan istilah untuk tindakan teknis penanganan air kelebihan yang disebabkan oleh hujan, rembesan, kelebihan air irigasi, maupun air buangan rumah tangga, dengan cara mengalirkan, menguras, membuang, meresapkan, serta usaha-usaha lainnya, dengan tujuan akhir untuk mengembalikan ataupun meningkatkan fungsi kawasan. Secara umum sistem drainase merupakan suatu rangkaian bangunan air yang berfungsi mengurangi dan/atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan.
Drainase dapat juga diartikan sebagai usaha untuk mengontrol kualitas air tanah dalam kaitannya dengan salinitas.
Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor,S.Sos mengajak seluruh lapisan masyarakat di kota Medan untuk mendukung Pemerintah Kota Medan dalam pembangunan infrastruktur seperti Jalan dan Drainase yang saat ini sedang berlangsung.
“Drainase diartikan sebagai serangkaian bangunan air yang memiliki fungsi untuk mengurangi atau membuang air yang berlebihan di suatu kawasan agar kawasan tersebut dapat berfungsi dengan baik. Karena itulah, drainase menjadi salah satu kunci untuk kenyamanan, kebersihan dan kesehatan di suatu kawasan,” tutur Antonius yang juga Tokoh Pemuda yang peduli lingkungan.
Seiring pembangunan ini Pemko Medan melalui Dinas PU Kota Medan, menurut Antonius Tumanggor sedang melakukan pengorekan dan pemasangan riol drainase di beberapa titik ruas jalan di kota Medan.
“Pentingnya perbaikan drainase ini bertujuan agar kota Medan kedepan dapat mengantisipasi banjir ketika turun hujan. Meskipun dampak dari pengerjaan tersebut ada menyebabkan terganggunya akses jalan atau aktivitas warga menjadi terganggu,” ujarnya, Selasa (11/1/22). Politisi dari Partai NasDem Kota Medan ini pun meminta masyarakat kota Medan untuk tidak saling menyalahkan, namun sebaliknya mendukung pelaksanan pembangunan tersebut, karena hasilnya nanti adalah untuk masyarakat kota Medan.
“Kita ada mendengar adanya tumpukan tanah bekas pengorekan drainase, kita akui pekerjaan itu tidak semua dapat langsung dibersihkan, ada prosedur dan bertahap, tapi kita yakin semuanya akan dikembalikan seperti semula,” ungkapnya.
Legislator asal Dapil 1 kota Medan ini pun mengakui ketika dia turun ke Jalan Sei Belutu, dimana alat berat milik dinas PU Medan sudah turun namun tidak dapat langsung dipergunakan karena padatnya pengguna jalan yang melintas di daerah yang akan dilakukan pengorekan drainase.
“Menurut saya, jika kita semua mendukung, maka tidak ada yang perlu dipermasalahkan, selama pekerjaan tersebut berjalan baik dan semuanya dapat dibersihkan setelah pekerjaan selesai,” imbuhnya menutup.
Nurlince Hutabarat










