Natuna, Potretnusantara.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Bunguran Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendengar langsung aspirasi masyarakat melalui program Jumat Curhat Kamtibmas yang digelar di Kedai Kopi Pagi Sore, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bunguran Barat IPTU Raja Oloan Purba tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok, ancaman narkoba, kenakalan remaja hingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Sedanau Subhan, A.Md, Kasi Trantib Baginda Dalimunte, Ketua Buruh Kelurahan Sedanau Mohd. Hatta, personel Polsek Bunguran Barat, para Bhabinkamtibmas, serta masyarakat Kelurahan Sedanau yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi dan masukan.
Dalam sambutannya, IPTU Raja Oloan Purba mengatakan bahwa program Jumat Curhat merupakan salah satu upaya Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjadi sarana mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan warga.
“Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Kami ingin mendengar langsung aspirasi, masukan maupun permasalahan yang terjadi sehingga dapat dicarikan solusi bersama demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat terkait indikasi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok yang diperkirakan mencapai sekitar 30 persen, terutama pada komoditas penting seperti beras dan gas elpiji. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena berpotensi berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat.
Selain itu, Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar guna mencegah berbagai gangguan kamtibmas seperti penyalahgunaan narkoba, tindak kriminalitas, perjudian, serta kenakalan remaja.
Tidak hanya itu, memasuki musim cuaca yang tidak menentu, IPTU Raja Oloan Purba juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain membahayakan lingkungan dan masyarakat, tindakan tersebut juga melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana,” tegasnya.
Dalam sesi dialog, masyarakat Kelurahan Sedanau menyampaikan harapan agar Polsek Bunguran Barat terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan serta memperkuat pembinaan terhadap kalangan remaja agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, perjudian, dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.
Masyarakat juga menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung dan bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin karena sangat bermanfaat. Komunikasi antara masyarakat dan kepolisian menjadi lebih dekat sehingga setiap persoalan dapat dibahas dan diselesaikan bersama,” ungkap salah seorang peserta.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 15 peserta tersebut berlangsung penuh keakraban dan interaksi aktif dari masyarakat. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi sekaligus langkah bersama dalam menjaga situasi keamanan di wilayah Kecamatan Bunguran Barat.
Melalui program Jumat Curhat, Polsek Bunguran Barat kembali menegaskan kehadiran Polri sebagai mitra masyarakat yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendengarkan, merangkul, dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga demi terwujudnya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. (kalit)










