Karimun, Potretnusantara.id – Sebanyak 28 pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Karimun masa bakti 2025-2030 resmi dilantik dan dikukuhkan. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, pada Selasa (28/4/2026).
Dengan mengusung tema besar “FPK Untuk Karimun Harmoni”, pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karimun, H. Ing. Iskandarsyah, dan diketuai oleh Ketua FPK Kabupaten Karimun yang baru, Zulkhainen.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengukuhkan struktur organisasi agar dapat segera melaksanakan tugas pokok dan fungsi, mulai dari fasilitasi, pembinaan, hingga koordinasi pembauran kebangsaan di tingkat daerah, guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandarsyah mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa kehadiran FPK di Kabupaten Karimun sangat strategis dan sangat dibutuhkan sebagai mitra kerja yang harmonis bagi Pemerintah Kabupaten.
“Kehadiran FPK sangat tepat dan dibutuhkan. Kami berharap organisasi ini dapat menjadi alat pemersatu, penjaga keutuhan, serta mampu merangkul segala bentuk perbedaan dan keragaman yang berdasarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tegas Iskandarsyah.
Lebih jauh, Bupati juga menekankan pentingnya peran FPK dalam memelihara kerukunan hidup, kedamaian, dan toleransi antar umat beragama maupun antar suku.
Sementara itu, Ketua FPK Karimun, Zulkhainen, menyampaikan bahwa pelantikan langsung oleh Bupati menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap elemen masyarakat.
“Pelantikan ini menunjukkan perhatian besar pemerintah. Ke depan, FPK akan berperan aktif dan solid sebagai mitra pemerintah. Kami akan merumuskan berbagai program unggulan yang disinergikan dengan program-program daerah demi kemajuan Karimun,” ujar Zulkhainen.
Diketahui, sebelum dilantik secara resmi, FPK Karimun telah terlebih dahulu menjalankan sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan. Di antaranya adalah pembagian sembako secara bergilir antar suku, kegiatan pengajian, hingga Safari Ramadhan yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, pihaknya juga berharap adanya dukungan penuh, khususnya dari sisi pendanaan atau anggaran.
“Hal ini demi memastikan berbagai program kerja yang telah dirancang nanti dapat berjalan maksimal, memberikan dampak nyata, dan mewujudkan visi “Karimun Harmoni” yang damai, rukun, dan sejahtera,” pungkasnya. (Ery)









