Potretnusantara.id,Natuna— Ribuan warga Pulau Midai tumpah ruah menyambut kedatangan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, Senin (24/11). Setelah menempuh perjalanan laut sekitar 2,5 jam, Bupati Cen yang didampingi Wakil Bupati Jarmin Sidik disambut penuh antusias oleh masyarakat sejak di pelabuhan hingga ke Gedung Serbaguna Kantor Camat Midai.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Cen turut didampingi Anggota DPRD Provinsi Kepri, Daeng Amhar dan Mustamin, yang juga bertemu langsung dengan warga mendengar aspirasi pembangunan Midai.
Bupati Cen kemudian menyalurkan berbagai bantuan sosial yang telah lama diusulkan masyarakat. Bantuan itu meliputi paket nutrisi, kursi roda, walker, tongkat adaptif, serta alat pemadam kebakaran portabel dan APD untuk petugas pemadam. Sebanyak sembilan warga Midai dan satu warga Suak Midai menerima langsung alat bantu kesehatan tersebut.
Tak hanya itu, pemerintah juga menggelar pasar murah, menghadirkan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, dan telur dengan harga lebih rendah dari biasanya selisih hingga Rp4.000 setiap komoditas. Animo masyarakat sangat tinggi, warga memadati lokasi sejak pagi.
“Pasar murah ini sangat membantu kami,” ucap Rina (55), warga Midai, berharap harga sembako ke depan lebih stabil.
Menurut warga, fluktuasi harga kebutuhan pokok terjadi karena kapal Pelni dan roro sering tidak dapat merapat saat cuaca buruk. Mereka berharap adanya pelabuhan khusus roro di Midai untuk memperkuat pasokan logistik serta menekan harga pasar.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Cen menyampaikan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan kesiapsiagaan serta fasilitas daerah perbatasan. Salah satunya pengadaan satu unit mobil pemadam kebakaran yang ditargetkan terealisasi pada 2026.
“Kita tentu tidak ingin ada musibah, tapi kesiapan itu penting,” tegasnya.
Selain itu, aspirasi pedagang terkait kondisi pasar Midai langsung direspons. Pemkab telah mengalokasikan Rp200 juta untuk revitalisasi pasar sebagai pusat penggerak ekonomi masyarakat.
Bupati Cen menegaskan komitmennya mengutamakan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat: pangan, kesehatan, pendidikan, serta penguatan ekonomi lokal. Ia juga mengajak lembaga perbankan untuk mulai membuka layanan di Midai agar perputaran ekonomi semakin hidup.
“Program yang kita bawa adalah program pro-rakyat. Semoga tahun depan anggaran lebih longgar, dan pembangunan di Natuna termasuk Midai semakin dirasakan manfaatnya,” tutupnya, disambut meriah oleh warga.(Kalit)









