Potretnusantara.id, Natuna – Menjelang meningkatnya aktivitas pendakian di berbagai daerah, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Natuna mengeluarkan himbauan penting terkait keselamatan pendakian.
Kepala Basarnas Natuna, Abdul Rahman, S.E., menekankan agar para pendaki selalu mengutamakan keselamatan sebelum memulai aktivitas di alam bebas. “Keselamatan adalah prioritas utama. Jangan anggap sepele persiapan dan selalu patuhi aturan pendakian,” tegasnya.(22/8)
Dalam himbauan resminya, Basarnas Natuna mengingatkan sejumlah poin penting yang wajib diperhatikan pendaki:
🔹 Sebelum Mendaki:
Cek cuaca dan kondisi jalur pendakian terbaru.
Laporkan rencana pendakian ke pos atau petugas.
Bawa perlengkapan standar seperti jas hujan, P3K, kompas, senter, dan logistik cukup.
Gunakan pakaian serta alas kaki yang sesuai.
🔹 Selama Pendakian:
Ikuti jalur resmi dan petunjuk arah.
Jangan mendaki sendirian, selalu dalam kelompok.
Jaga komunikasi dengan tim atau pos pemantauan (HP/HT).
Jangan membuat api unggun sembarangan.
Jangan membuang sampah sembarangan – semua sampah wajib dibawa turun kembali.
🔹 Dalam Kondisi Darurat:
Tetap tenang dan cari tempat aman.
Gunakan peluit atau sinyal visual untuk menarik perhatian.
Segera hubungi pos atau layanan darurat terdekat.
Masyarakat juga diingatkan untuk selalu menyimpan nomor darurat SAR 115 agar dapat segera terhubung dengan Basarnas jika terjadi keadaan darurat.
“Pendakian itu bukan sekadar soal mencapai puncak, tetapi bagaimana kita bisa kembali dengan selamat. Jadi mari bersama-sama menjaga keselamatan diri dan alam sekitar,” pesan Abdul Rahman.
Penulis kalit










