Karimun, Potretnusantara.id – Bupati Karimun Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole membuka secara resmi Festival Lampu Hias Eid Mubarak 1446 H / 2025 M.
Peresmian tersebut berlangsung di jalan Telaga Tujuh (Kolong Bawah), kelurahan Sungai Lakam Barat, kecamatan Karimun, kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Rabu (26/3/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri Tokoh masyarakat Kepri, Nurdin Basirun, Kajari Karimun, Priyambudi, Anggota DPRD Kabupaten Karimun Muhammad Firdaus, Lurah Sungai Lakam Barat, RT/RW serta warga setempat.
Bupati Karimun Iskandarsyah mengatakan festival lampu hias Eid Mubarak merupakan salah satu bentuk pelestarian tradisi budaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Karimun.
“Alhamdulillah, malam ini kami bersama Forum Pimpinan Daerah meresmikan Festival Lampu Colok Eid Mubarak 1446 Hijriyah yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Karimun,” ujar Iskandarsyah.
Bupati Iskandar berharap dengan dilaksanakannya festival lampu colok ini dapat melestarikan tradisi turun temurun yang ada di Kabupaten Karimun.
“Lampu colok merupakan tradisi yang sudah turun temurun. Insya Allah, mudah-mudahan akan terus kita lestarikan,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menambahkan, bahwa lampu colok memang sebuah tradisi di Karimun.
Rocky lantas mengenang masa kecilnya ketika ikut memasang lampu lampu colok bersama kawan-kawan bermainannya kala itu.
“Lampu colok ini memang tradisi. Saya asli sini, kami dari kecil itu kerjanya memang masang lampu. Biasanya selain masang lampu juga main meriam. Meriah buluh dan juga dari tanah,” kata Rocky.
Rocky menyebut, sebenarnya jika dibandingkan antara besarnya biaya dan tenaga yang dikeluarkan tak sebanding dengan hadiah yang diterima. Namun, bukan itu yang dituju. Tradisi lampu colok memberikan kepuasan tersendiri bagi masyarakat Karimun. Menurut Rocky, hal ini sesuatu yang luar biasa.
“Untuk itu, saya mengucapkan selamat kepada teman-teman peserta lomba. Kita akan tetap menjaga tradisi lomba lampu colok ini. Soal hadiah, mungkin nanti ditingkatkan lagi besarannya,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Muhammad Yunus, mengatakan festival lampu colok dan lampu elektrik pada tahun 2025 ini diikuti 46 peserta.
“Peserta lampu colok dan lampu elektrik itu untuk Kabupaten Karimun tahun ini berjumlah 46 peserta, dengan rincian lampu colok 15 peserta dan lampu elektrik 31 peserta,” ucap Muhammad Yunus.
Lebih lanjut dikatakan Yunus, peserta lampu colok dan elektrik ini tersebar di beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun.
Untuk Kecamatan Karimun ada 3 peserta terdiri dari 2 lampu colok dan 1 lampu elektrik, Kecamatan Meral ada 6 peserta terdiri dari 1 lampu colok dan 5 lampu elektrik, dan Kecamatan Tebing 6 peserta terdiri dari 3 lampu colok dan 3 lampu elektrik.
Selanjutnya Kecamatan Kundur 18 peserta terdiri dari 4 colok dan 14 elektrik, Kecamatan Kundur Barat 5 peserta terdiri dari 2 lampu colok dan 3 lampu elektrik, Kecamatan Utara 3 peserta terdiri dari 1 lampu colok dan 2 lampu elektrik.
Kemudian, Kecamatan Ungar 1 peserta lampu elektrik, Kecamatan Meral Barat 3 peserta terdiri dari 1 lampu colok dan 2 lampu elektrik dan Kecamatan Buru 1 peserta lampu colok.
“Untuk juara pertama kategori lampu colok sebesar Rp20 juta dan kategori lampu elektrik sebesar Rp15 juta. Pengumuman pemenangnya akan dilakukan pada bulan April mendatang”. tutupnya. (Ery).
Editor : Din










