KARIMUN, Potretnusantara.id-Masyarakat Kabupaten Karimun mulai mengeluhkan kondisi parkir di Pelabuhan Domestik Karimun yang dianggap sangat tidak proposional.
Kondisi pengaturan perparkiran di pelabuhan tersebut perlu ada skema dan penataan yang menguntungkan bagi seluh pengguna jasa.
“Saya melihat penataan kebijakan pemamfaat lahan untuk parkir ini kurang proposional,”kata Barat, salah satu pengguna jalan di Karimun. Minggu (22/12).
Hal ini menurutnya cukup beralasan, karena seluruh wilayah pelabuhan penuh dengan parkir semi permanen untuk kendaraan.
“Agak aneh masalahnya, kondisi parkir kita ini belum mampu menampung parkir semi permanen, seharusnya ini tidak terjadi,”katanya beralasan.
Parkir semi permanen maksudnya dalah, pemilik kendaraan umumnya meninggalkan kendaraannya di pelabuhan untuk waktu tertentu sehingga sangat mengganggu penggunan lainnya.
“Ini sebenarnya hanya menguntung bagi siapa ?, bagaiman dengan kami ini yang menggunakan sementara misanlnya ingin menjemput atau mengantar,”katanya.
Pihak dishub harus bertanggung jawab dengan kondisi ini, dishub harus melakukan ulang pemetaan dan kontruksi yang baik sehingga semua pihak saling diuntungkan.
“Jadi penasaran juga kita ini, berapa besaran setoran parkir ke KAS daerah,”paparnya.
Karena ini penting tambahnya, dimana para kendaraan yang menggunakan lahan tersebut jika parkir hingga satu malam biayanya berbeda lagi.
“Jangan misalnya hanya karena mengjar yang besar kita ini jadi korban, makanya perlu juga kita tahu berapa hasil pemungutan parkir dari wilayah pelabuhan ini,”katanya.
ery









