SINGAPURA, Potretnusantara.id- Forum Bisnis Internasional “Dunia Peluang: Rusia-ASEAN”, yang diadakan pada tanggal 26 hingga 27 November, secara resmi berakhir di Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia. Selama dua hari, Forum ini dihadiri lebih dari 350 peserta, termasuk perwakilan dari kalangan politik, bisnis, dan akademisi, media, serta pakar dan tokoh masyarakat dari 24 negara. Diselenggarakan oleh Roscongress Foundation, acara ini menandai inisiatif besar pertama di bawah merek Roscongress International.
Forum ‘Rusia-ASEAN: Dunia Peluang’ menjadi salah satu acara bisnis terbesar di negara dan kawasan ini dalam beberapa tahun terakhir, menyediakan platform unik untuk meningkatkan hubungan perdagangan antara Rusia dan negara-negara Asia Tenggara. Omset perdagangan dengan negara-negara ASEAN mencapai rekor tertinggi, tumbuh sebesar 14,6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Tren positif ini berlanjut pada paruh pertama tahun 2024, dengan peningkatan sebesar 20,5%. tanggapan terhadap meningkatnya minat bisnis Rusia di negara-negara ASEAN, khususnya Malaysia, dan semakin memperkuat penguatan posisi perdagangan Rusia di Asia Tenggara hubungan investasi antara Rusia dan negara-negara ASEAN di berbagai sektor,” kata Anton Kobyakov, Penasihat Presiden Federasi Rusia.
Agenda bisnis Forum berpusat pada interaksi perdagangan dan ekspor, energi, transformasi digital, keamanan informasi, teknologi, dan inovasi. Sesi khusus juga mengeksplorasi layanan kesehatan, pariwisata, pendidikan, dan dampak komunitas alumni dalam membina hubungan bisnis internasional.
“Hubungan Rusia-Malaysia mengalami kemajuan dinamis di berbagai bidang, memberikan optimisme bagi masa depan mereka. Saya yakin Forum ini berfungsi sebagai titik awal yang sangat baik untuk menciptakan dan melaksanakan proyek-proyek baru, membina kerja sama, dan mendorong dialog terbuka antara komunitas bisnis dan Saya berharap hasil acara ini dapat membawa negara-negara ASEAN dan Malaysia lebih dekat dengan Rusia, memungkinkan masyarakat di negara kita untuk belajar lebih banyak tentang satu sama lain dan mengeksplorasi cakrawala baru untuk hubungan yang saling menguntungkan,” tegas Nail Latypov, Duta Besar Luar Biasa dan Yang Berkuasa Penuh Rusia untuk Malaysia dalam rilis yang diterima potretnusantara.id. Jumat (29/11).
Dia menggambarkan Kuala Lumpur sebagai pilihan yang tepat untuk acara tersebut, mengingat bahwa Malaysia akan menjadi ketua ASEAN pada tahun 2025 dan menyoroti lokasi strategis kota tersebut sebagai pusat regional, dalam waktu dua jam penerbangan dari ibu kota ASEAN mana pun.
Sorotan utama Forum ini adalah sesi pleno, yang menampilkan peserta seperti Alexei Gruzdev, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia; Ayrat Khayrullin, Menteri Digitalisasi Administrasi Publik, Teknologi Informasi, dan Komunikasi Republik Tatarstan; Tan Sri Nazir Razak, Pendiri dan Ketua Ikhlas Capital dan Ketua Dewan Penasihat Bisnis ASEAN Malaysia; Oudet Souvannavong, Presiden Kamar Dagang dan Industri Nasional Laos dan Ketua Dewan Penasihat Bisnis ASEAN; Alexander Stuglev, Ketua dan CEO Roscongress Foundation; dan Abu Bakar Yusof, Wakil Direktur Perusahaan Pengembangan Perdagangan Eksternal Malaysia (MATRADE). Daniyar Akkaziev, Direktur Eksekutif Dewan Bisnis Rusia-ASEAN, menjadi moderator dalam sesi tersebut.
Program bisnis pada hari pertama dilanjutkan dengan diskusi panel bertajuk “The Energy Dimension of Strategic Partnership between Russia and ASEAN: Lessons Learned and New Directions” dan dialog bisnis EAEU-ASEAN. Diskusi terfokus pada eksplorasi format baru kerjasama antar dunia usaha untuk pembangunan berkelanjutan dan jangka panjang.
Hari kedua Forum menampilkan panel tentang peningkatan kerja sama antara Rusia dan negara-negara Asia Tenggara di bidang transformasi digital, layanan kesehatan, dan pengobatan. Fokus tambahan diberikan pada strategi untuk meningkatkan arus wisatawan dan membina kemitraan pendidikan.
Forum Bisnis Internasional “Dunia Peluang: Rusia-ASEAN” diselenggarakan dengan dukungan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia dan Perwakilan Dagang Federasi Rusia di Malaysia. Perusahaan Pengembangan Perdagangan Eksternal Malaysia (MATRADE) bertindak sebagai salah satu penyelenggara. Mitra umum Forum ini adalah Tatarstan Trade House, sedangkan mitra programnya meliputi Dewan Bisnis Rusia-ASEAN, Komisi Ekonomi Eurasia, dan Coalstar LLC.
Tentang Yayasan Roscongress
Roscongress Foundation adalah lembaga pengembangan non-keuangan yang berorientasi sosial dan penyelenggara terbesar acara Rusia, internasional, kongres, pameran, bisnis, publik, pemuda, olahraga, dan budaya. Didirikan pada tahun 2007 melalui keputusan presiden untuk mempromosikan potensi ekonomi, memajukan kepentingan nasional, dan memperkuat citra Rusia.
Yayasan ini secara komprehensif mempelajari, menganalisis, dan menyoroti isu-isu dalam agenda ekonomi Rusia dan global. Ini memfasilitasi administrasi proyek bisnis, promosi investasi, kewirausahaan sosial, dan inisiatif amal.
Acara yang diselenggarakan oleh Yayasan menarik peserta dari 209 negara dan wilayah, dengan lebih dari 15.000 perwakilan media bekerja di tempat Roscongress setiap tahunnya. Lebih dari 5.000 ahli dari Rusia dan luar negeri terlibat dalam kegiatan analitis dan pakar.
Yayasan ini bekerja sama dengan struktur PBB dan organisasi internasional lainnya, mengembangkan beragam kemitraan dengan 212 lembaga ekonomi asing, asosiasi industri dan bisnis, serta organisasi keuangan dan perdagangan di 86 negara. Di dalam negeri, ia bermitra dengan 293 organisasi publik Rusia serta badan eksekutif dan legislatif federal dan regional Federasi Rusia.
red/rilis Roscongress Foundation









