Aceh Singkil, Potretnusantara.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Aceh Singkil memberikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memperpanjang masa jabatan Drs. Azmi MAP sebagai penjabat Bupati Aceh Singkil.
“Selamat dan sukses kepada Drs. Azmi MAP. Terima kasih kepada Kemendagri atas perhatian dan komitmennya dalam melanjutkan pembangunan di Aceh Singkil,” ujar Yudi Sagala, Ketua DPD SWI Aceh Singkil, Kamis (18/7/2024) di Pulo Sarok.
Yudi menjelaskan bahwa perpanjangan masa jabatan Drs. Azmi MAP hingga pelantikan bupati definitif merupakan hasil dari doa dan harapan seluruh masyarakat yang berkeinginan melanjutkan pembangunan di daerah tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui Kemendagri yang telah menunjuk penjabat bupati sesuai dengan harapan masyarakat,” tambah Yudi.
Yudi juga menyebutkan bahwa Drs. Azmi MAP adalah sosok yang memahami karakteristik daerah dan masyarakat Aceh Singkil. Menurutnya, Drs. Azmi layak dipertahankan hingga terpilihnya bupati definitif pada Pilkada 27 November mendatang.
“Selain berpengalaman di pemerintahan, beliau juga dikenal cepat tanggap terhadap permasalahan yang muncul di tengah masyarakat,” kata Yudi.
Dalam percakapan ringan dengan Drs. Azmi MAP di pendopo, Yudi menyampaikan bahwa Azmi berharap mendapat dukungan dan doa agar dapat menjalankan tugas sesuai harapan masyarakat.
“Beliau adalah putra terbaik Aceh Singkil yang memahami setiap jengkal wilayah kerja, baik pesisir maupun kepulauan,” ujar Yudi.
Menurut Yudi, karier Drs. Azmi sebagai ASN bercitra baik dan tidak pernah bermasalah di mata masyarakat. Kepribadiannya yang ramah dan familiar membuatnya mudah akrab dan bersahaja dalam pergaulan.
“Sejak menjabat sebagai penjabat bupati Aceh Singkil pada Juli 2023, beliau telah meraih banyak prestasi, termasuk predikat WTP dari BPK perwakilan Aceh,” ungkap Yudi.
Selain itu, Aceh Singkil juga berhasil mendapatkan dana insentif fiskal sebesar Rp 5,7 miliar dari Wakil Presiden RI untuk percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, serta reward sebesar Rp 8,9 miliar dari Kementerian Keuangan RI atas keberhasilan dalam pengendalian inflasi daerah.
“Banyak prestasi dan penghargaan yang diterima Aceh Singkil di bawah kepemimpinan Drs. Azmi yang dikenal luwes dan senang blusukan ke semua Kecamatan dan Desa,” tambah Yudi.
Yudi menekankan pentingnya Kemendagri untuk bijak dalam menempatkan penjabat bupati di daerah, serta menyerap aspirasi masyarakat demi kebaikan dan kesejahteraan rakyat.
“Pemerintah pusat diharapkan terus bijak dalam menempatkan penjabat bupati, serta mendengarkan aspirasi masyarakat demi kesejahteraan bersama”. pungkas Yudi. (Mardin).
Editor : Din










